Pandji Sindir Muhammadiyah-NU Jauh dari Rakyat, Pemuda Muhammadiyah: Perlu Banyak Baca

Kamis, 21 Januari 2021 - 06:39 WIB
Ikhwal ucapan Pandji dikritik Pemuda Muhammadiyah karena Komika itu melontarkan sindiran kepada Muhammadiyah dan NU saat diskusi virtual bersama dua mantan anggota FPI di akun Youtubenya. Awalnya Pandji bicara mengenai pembubaran FPI yang dianggapnya tidak tepat. Pandji menilai, pembubaran itu seperti menghapus situs bokep yang dianggap percuma karena nanti akan muncul lagi dengan nama baru, karena FPI juga punya simpatisan yang cukup banyak.

Baca juga: Pemuda Muhammadiyah Terjunkan 300 Personel Kokam Bantu Bencana di Sulbar dan Kalsel

Lalu di dalam diskusi itu Pandji membandingikan dengan peran dua ormas besar Islam yakni NU dan Muhammadiyah yang disebutnya jauh dengan rakyat. Sedangkan, FPI selalu hadir di tengah masyarakat dalam kondisi seperti saat ini. Bahkan urusan remeh temeh pun FPI dianggap cukup diandalkan. Namun sindiran kepada NU dan Muhammadiyah diakui Pandji didengar dari Thamrin Tamagola.

"FPI itu hadir gara-gara dua ormas besar Islam (NU dan Muhamamdiyah) jauh dari rakyat. Mereka elit-elit politik. Sementara FPI itu dekat. Kalau ada yang sakit, ada warga yang sakit mau berobat, ga punya duit, ke FPI, kadang-kadang FPI ngasih duit, kadang FPI ngasih surat. suratnya dibawa ke dokter jadi diterima," kata Pandji, Rabu, 20 Januari 2021.

"Kata Pak Tamrin Tomagola, pintu rumahnya ulama-ulama FPI kebuka untuk warga, jadi orang kalau mau datang bisa. Nah, yang NU dan Muhammadiyah yang terlalu tinggi dan elitis, warga tuh ngga ke situ, warga justru ke FPI. Makanya mereka pada pro FPI, karena FPI ada ketika mereka butuhkan," ujar pria 41 tahun ini.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!