Susah Percaya dengan Data Korona
Selasa, 19 Januari 2021 - 06:25 WIB
11 bulan berjalan, tentu bukan waktu yang pendek lagi. Jika saat Maret atau April 2020, pemerintah saat itu masih tergagap-gagap menghadapi pandemi ini, bisa dipahami hal yang wajar. Namun jika hingga saat ini, pengelolaan data ini masih saja menyisakan masalah, tentu menjadi pertanyaan besar.
Situasi seperti ini tidak bisa dibiarkan. Pengelolaan data adalah menjadi kunci. Dengan keyakinan demikian, segala kendala yang melingkupi pengolahan data ini harus segera dipecahkan. Teknologi yang kita miliki saat ini, tentu tak sulit untuk mengolah data nasional dengan cepat sekaligus akurat.
Berpijak dari pengalaman sejumlah negara lain yang relatif berhasil mengendalikan Covid-19, mereka begitu ketat dalam mengelola data. Pun demikian, dengan China yang disinyalir menjadi negara pertama tempat munculnya korona, saat ini begitu rigid terhadap pengelolaan data. Bahkan, data-data itu memiliki keakuratannya tinggi karena diperoleh dengan dukungan kecanggihan teknologi artificial intelligence (AI).
Melihat terus meningginya kasus baru korona, kita patut waspada. Namun yang lebih berbahaya jika angka-angka yang muncul di publik itu belum menggambarkan kondisi yang sebenarnya.
…
Situasi seperti ini tidak bisa dibiarkan. Pengelolaan data adalah menjadi kunci. Dengan keyakinan demikian, segala kendala yang melingkupi pengolahan data ini harus segera dipecahkan. Teknologi yang kita miliki saat ini, tentu tak sulit untuk mengolah data nasional dengan cepat sekaligus akurat.
Berpijak dari pengalaman sejumlah negara lain yang relatif berhasil mengendalikan Covid-19, mereka begitu ketat dalam mengelola data. Pun demikian, dengan China yang disinyalir menjadi negara pertama tempat munculnya korona, saat ini begitu rigid terhadap pengelolaan data. Bahkan, data-data itu memiliki keakuratannya tinggi karena diperoleh dengan dukungan kecanggihan teknologi artificial intelligence (AI).
Melihat terus meningginya kasus baru korona, kita patut waspada. Namun yang lebih berbahaya jika angka-angka yang muncul di publik itu belum menggambarkan kondisi yang sebenarnya.
…
(bmm)
Lihat Juga :