Pakar Ungkap 2 Faktor Penyebab Kasus COVID-19 Kembali Pecah Rekor
Minggu, 17 Januari 2021 - 06:45 WIB
"Ini memang kasus yang sudah terprediksi, jadi tidak mengangetkan. Ke depannya, akan tembus 15.000 per hari, dan bukan sesuatu yang mengagetkan akan ada rekor-rekor yang terjadi lagi," ucapnya.
Dia menjabarkan, selama kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah tidak bisa diawasi secara ketat, maka penyebaran COVID-19 semakin masif. Menurutnya, virus ini dapat menyebar dengan cepat jika banyak aktivitas maupun kerumunan.
Selain itu, sambungnya, pemerintah seharusnya tidak terlalu sering melakukan perubahan kebijakan. Menurutnya, kebijakan harus dikeluarkan secara parsial dan jangan setengah-setengah.
Baca juga: Rekor! Hari Ini Covid-19 Tembus 12.818 Kasus, Jawa Barat Tertinggi
"Selama kebijakan tidak dilakukan secara ketat itu pasti akan naik terus ya kasusnya. Pandemi COVID-19 ini menemukan celahnya ketika memang banyak aktivitas keramaian, kemudian aktivitas publik, dan juga terjadi transmisi di mana-dimana," paparnya.
Lebih jauh dia memaparkan, penerapan protokol kesehatan pun tidaklah cukup. Menurutnya, penerapan pembatasan sosial harus dilakukan secara serentak dan nasional.
Dia menjabarkan, selama kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah tidak bisa diawasi secara ketat, maka penyebaran COVID-19 semakin masif. Menurutnya, virus ini dapat menyebar dengan cepat jika banyak aktivitas maupun kerumunan.
Selain itu, sambungnya, pemerintah seharusnya tidak terlalu sering melakukan perubahan kebijakan. Menurutnya, kebijakan harus dikeluarkan secara parsial dan jangan setengah-setengah.
Baca juga: Rekor! Hari Ini Covid-19 Tembus 12.818 Kasus, Jawa Barat Tertinggi
"Selama kebijakan tidak dilakukan secara ketat itu pasti akan naik terus ya kasusnya. Pandemi COVID-19 ini menemukan celahnya ketika memang banyak aktivitas keramaian, kemudian aktivitas publik, dan juga terjadi transmisi di mana-dimana," paparnya.
Lebih jauh dia memaparkan, penerapan protokol kesehatan pun tidaklah cukup. Menurutnya, penerapan pembatasan sosial harus dilakukan secara serentak dan nasional.
Lihat Juga :