Pimpin Pencarian Sriwijaya Air, Pangkoarmada I: Kita Fokus Temukan Korban
Kamis, 14 Januari 2021 - 17:37 WIB
Panglima Koarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid Kacong memimpin operasi SAR pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu. Foto/Dispenal
JAKARTA - Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksda TNI Abdul Rasyid K memimpin langsung pencarian pesawat Sriwijaya Air bernomor SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh pada Sabtu pukul 14.40 WIB pekan lalu.
Abdul Rasyid mengatakan, pihaknya akan fokus pada pencarian korban. Sementara untuk Cockpit Voice Recorder (CVR) rekaman pembicaraan pilot yang masih dilakukan pencarian.
"Misi pencarian ini merupakan misi kemanusiaan, pencarian tetap kita fokuskan terhadap korban, apapun yang kita temui di bawah selalu diupayakan untuk diangkat. Terhadap Cockpit Voice Recorder (CVR) ada tim khusus yang tetap mengupayakan pencarian juga,” ujarnya, Kamis (14/1/2021)
Abdul Rasyid menjelaskan sejak Operasi SAR ini dibuka oleh Basarnas, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengerahkan sejumlah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI). Selain itu, tim Penyelam TNI AL yang terdiri atas Komando Pasukan Katak (Kopaska), Intai Amfibi Marinir (Taifib) dan Penyelam Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada I diterjunkan untuk membantu pencarian pesawat tersebut.
Abdul Rasyid mengatakan, pihaknya akan fokus pada pencarian korban. Sementara untuk Cockpit Voice Recorder (CVR) rekaman pembicaraan pilot yang masih dilakukan pencarian.
"Misi pencarian ini merupakan misi kemanusiaan, pencarian tetap kita fokuskan terhadap korban, apapun yang kita temui di bawah selalu diupayakan untuk diangkat. Terhadap Cockpit Voice Recorder (CVR) ada tim khusus yang tetap mengupayakan pencarian juga,” ujarnya, Kamis (14/1/2021)
Abdul Rasyid menjelaskan sejak Operasi SAR ini dibuka oleh Basarnas, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengerahkan sejumlah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI). Selain itu, tim Penyelam TNI AL yang terdiri atas Komando Pasukan Katak (Kopaska), Intai Amfibi Marinir (Taifib) dan Penyelam Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada I diterjunkan untuk membantu pencarian pesawat tersebut.
Lihat Juga :