Komjen Sigit Jadi Calon Kapolri, DPR: Profesionalisme Jangan Lihat dari Umur
Rabu, 13 Januari 2021 - 15:03 WIB
“Kalau saya bilang begini. Profesional seseorang itu jangan dilihat dengan umur tapi kapabilitasnya. Dari sisi usia saya muda lho 51, tapi gimana?,” kata Azis di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (12/1/2021).(Baca juga: Pemuda Muhammadiyah Sambut Baik Komjen Listyo Sigit Prabowo Jadi Calon Tunggal Kapolri )
Karena itu, politikus Partai Golkar ini mmeinta agar jangan melihat seseorang dari segi usia, tapi dari jam terbang pengalaman dan kapabilitasnya. Sepanjang kemampuan dan kapabilitasnya terbukti yakin bisa dilakukan.
“Jadi jangan lihat seseorang dari sisi usia. Tapi jam terbang dan kapabilitasnya. Sepanjang kemampuan dan kapabilitasnya bisa, passion-nya ada, bismillah,” ujarnya.(Baca juga: Nuning: Komjen Listyo Sigit Prabowo Penuhi Syarat Strategis sebagai Kapolri )
Ditanya anggapan Listyo yang dianggap dekat dengan Presiden, menurut Azis, dirinya pun dekat dengan Jokowi. Tapi, Kapolri ini diseleksi oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) terlebih dulu, kemudian diserahkan lima nama hasil seleksi kepada presiden
“Nah saya kebetulan tidak terlibat dalam pembahasan itu. Tapi kalau dari kemampuan kapabilitas dengan posisi dia sebagai Kabareskrim tentu sudah melalui proses jenjang kematangan yang cukup di atas rata-rata,” tutur mantan Ketua Komisi III DPR itu.
Karena itu, politikus Partai Golkar ini mmeinta agar jangan melihat seseorang dari segi usia, tapi dari jam terbang pengalaman dan kapabilitasnya. Sepanjang kemampuan dan kapabilitasnya terbukti yakin bisa dilakukan.
“Jadi jangan lihat seseorang dari sisi usia. Tapi jam terbang dan kapabilitasnya. Sepanjang kemampuan dan kapabilitasnya bisa, passion-nya ada, bismillah,” ujarnya.(Baca juga: Nuning: Komjen Listyo Sigit Prabowo Penuhi Syarat Strategis sebagai Kapolri )
Ditanya anggapan Listyo yang dianggap dekat dengan Presiden, menurut Azis, dirinya pun dekat dengan Jokowi. Tapi, Kapolri ini diseleksi oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) terlebih dulu, kemudian diserahkan lima nama hasil seleksi kepada presiden
“Nah saya kebetulan tidak terlibat dalam pembahasan itu. Tapi kalau dari kemampuan kapabilitas dengan posisi dia sebagai Kabareskrim tentu sudah melalui proses jenjang kematangan yang cukup di atas rata-rata,” tutur mantan Ketua Komisi III DPR itu.
Lihat Juga :