Pantauan Udara Pencarian Sriwijaya Air, Pilot TNI AU Lihat Air Laut Menghitam
Minggu, 10 Januari 2021 - 12:51 WIB
Dia memaparkan, ketinggian terbangnya pesawat CN-295 bervariasi, dimulai dengan 500 feet. Dirinya selaku kapten pilot memutuskan untuk menurunkan ketinggian bila ditemukan hal yang sedikit mencolok.
"Ketinggiannya bervariasi ya, mulai dari 500 feet di atas permukaan laut untuk semakin meningkatkan jarak pandang kita agak tinggi. Bila sudah ternyata ada sesuatu yang agak mencolok, baru kita turun kembali untuk memperjelas penglihatan," tuturnya.
Dia memaparkan, pola yang digunakan saat proses pencarian tadi adalah square pattern. Square pattern, kata Gilang, adalah proses pesawat mengitari objek yang telah ditentukan.
"Saat menemukan dan sudah diberikan koordinat kita melakukan square pattern. Itu adalah melingkari target atau koordinat yang telah ditentukan, semakin meluas. Harapannya dapat ditemukan dan melihat objek yang berpotensi. Berputar 10-15 kali," ucapnya.
Kata Gilang, cuaca ketika proses pencarian berawan. "Cuaca berawan, namun saat di area itu cerah dengan jarak pandang mencapai enam kilometer," katanya.
"Ketinggiannya bervariasi ya, mulai dari 500 feet di atas permukaan laut untuk semakin meningkatkan jarak pandang kita agak tinggi. Bila sudah ternyata ada sesuatu yang agak mencolok, baru kita turun kembali untuk memperjelas penglihatan," tuturnya.
Dia memaparkan, pola yang digunakan saat proses pencarian tadi adalah square pattern. Square pattern, kata Gilang, adalah proses pesawat mengitari objek yang telah ditentukan.
"Saat menemukan dan sudah diberikan koordinat kita melakukan square pattern. Itu adalah melingkari target atau koordinat yang telah ditentukan, semakin meluas. Harapannya dapat ditemukan dan melihat objek yang berpotensi. Berputar 10-15 kali," ucapnya.
Kata Gilang, cuaca ketika proses pencarian berawan. "Cuaca berawan, namun saat di area itu cerah dengan jarak pandang mencapai enam kilometer," katanya.
(zik)
Lihat Juga :