Evaluasi Hari Kedua, PT KAI Ubah Perjalanan Kereta Luar Biasa
Jum'at, 15 Mei 2020 - 01:50 WIB
Melihat kondisi demikian, mulai 15 Mei 2020 KAI sendiri akan mengurangi frekuensi perjalanan KLB. Artinya, KLB dari arah Surabaya hanya beroperasi setiap tanggal genap, sementara KLB dari arah Jakarta dan Bandung akan beroperasi setiap tanggal ganjil.
Sementara kepada penumpang yang telah membeli tiket dan perjalanan KLB-nya dibatalkan, PT KAI akan menghubungi dan mengingatkan perubahan perjalanan menjadi tanggal selanjutnya.
Selain itu, penumpang diharuskan membuat surat izin dari posko satgas yang baru. Apabila penumpang tersebut memilih untuk membatalkan tiketnya, tiket dapat dibatalkan di aplikasi KAI Access atau loket stasiun dan uang tiket akan dikembalikan penuh.
Selain mengurangi frekuensi perjalanan, KAI juga mengurangi jumlah kereta penumpang. Mulai keberangkatan KA 14 Mei 2020, seluruh KLB hanya akan membawa masing-masing satu kereta eksekutif dan satu kereta ekonomi dalam satu rangkaian sehingga kapasitas totalnya hanya 66 tempat duduk dalam setiap perjalanan atau 50 persen dari total tempat duduk tersedia. (Baca juga: Jonan Komentari Regenerasi Pimpinan di Tubuh KAI)
Sementara itu, sampai Rabu (13/5/2020) sudah ada 80 calon penumpang yang ditolak oleh Posko Satgas untuk dapat membeli tiket KLB.
Sementara kepada penumpang yang telah membeli tiket dan perjalanan KLB-nya dibatalkan, PT KAI akan menghubungi dan mengingatkan perubahan perjalanan menjadi tanggal selanjutnya.
Selain itu, penumpang diharuskan membuat surat izin dari posko satgas yang baru. Apabila penumpang tersebut memilih untuk membatalkan tiketnya, tiket dapat dibatalkan di aplikasi KAI Access atau loket stasiun dan uang tiket akan dikembalikan penuh.
Selain mengurangi frekuensi perjalanan, KAI juga mengurangi jumlah kereta penumpang. Mulai keberangkatan KA 14 Mei 2020, seluruh KLB hanya akan membawa masing-masing satu kereta eksekutif dan satu kereta ekonomi dalam satu rangkaian sehingga kapasitas totalnya hanya 66 tempat duduk dalam setiap perjalanan atau 50 persen dari total tempat duduk tersedia. (Baca juga: Jonan Komentari Regenerasi Pimpinan di Tubuh KAI)
Sementara itu, sampai Rabu (13/5/2020) sudah ada 80 calon penumpang yang ditolak oleh Posko Satgas untuk dapat membeli tiket KLB.
Lihat Juga :