UU Pemilu Berubah Setiap 5 Tahun, PKPI Anggap Hanya Buang Energi
Kamis, 07 Januari 2021 - 10:44 WIB
PKPI tentu saja mendukung evaluasi terhadap UU Pemilu demi tercapainya penyempurnaan sistem dan menguatkan Demokrasi. Namun, satu periode pemilu tentunya terlalu singkat, dan belum mampu untuk dapat secara menyeluruh melihat semua aspek. "Jangan sampai hanya karena kepentingan jangka pendek, maka UU Pemilu ini diubah. Kalau setiap lima tahun diubah, maka habis energi kita! Kami melihat bahwa idealnya tiga sampai dengan lima periode pemilu, sehingga kita dapat melakukan evaluasi mendalam dan menyeluruh, untuk melakukan perubahan," kata Sonny Tulung
Sonny mengatakan bahwa kita semua perlu ingat bahwa semangat untuk memperkuat sistem presidensial adalah menjadi tanggung jawab bersama. Koalisi yang telah dibangun di antara parpol-parpol pendukung pemerintah juga perlu diperhatikan.
(Baca juga: Parliamentary Threshold Mau Naik 7%, Partai Garuda Kritisi Revisi UU Pemilu ).
"Untuk inilah kami meminta dengan hormat kepada parpol koalisi di DPR RI, untuk mempertimbangkan kembali masak-masak Rencana RUU Pemilu ini. Bersama terus kita kuatkan koalisi untuk mengawal jalannya pemerintahan Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin ini, hingga paripurna nanti," pungkas Sonny Tulung.
Sonny mengatakan bahwa kita semua perlu ingat bahwa semangat untuk memperkuat sistem presidensial adalah menjadi tanggung jawab bersama. Koalisi yang telah dibangun di antara parpol-parpol pendukung pemerintah juga perlu diperhatikan.
(Baca juga: Parliamentary Threshold Mau Naik 7%, Partai Garuda Kritisi Revisi UU Pemilu ).
"Untuk inilah kami meminta dengan hormat kepada parpol koalisi di DPR RI, untuk mempertimbangkan kembali masak-masak Rencana RUU Pemilu ini. Bersama terus kita kuatkan koalisi untuk mengawal jalannya pemerintahan Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin ini, hingga paripurna nanti," pungkas Sonny Tulung.
(zik)
Lihat Juga :