Berlakukan PSBB, Warganet Pesimis Pemerintah Bisa Tekan Kasus Covid-19
Rabu, 06 Januari 2021 - 18:17 WIB
Pemerintah kembali menerapkan PSBB untuk wilayah Jawa-Bali mulai 11 Januari mendatang. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Pemerintah resmi memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa-Bali mulai 11 Januari mendatang. Pemerintah menegaskan pembatasan kegiatan bukanlah sebuah pelarangan. Sejumlah warganet tidak terkejut dengan kebijakan yang diambil pemerintah dalam membatasi kegiatan.
Namun, mereka menilai pembatasan yang ditekankan bukan pelarangan tidak akan berpengaruh banyak dalam menekan laju perkembangan kasus positif Covid-19. "PSBB Jawa-Bali trus dibilangin "pembatasan ini kami tegaskan bukan pelarangan" hehe ya dah orang2 bakal tetep bersliweran kalo gitu bosss," tulis akun @andirakrst yang dikutip Rabu (6/1/2021). (Baca juga: Jokowi: Kita Harus Kerja Mati-matian agar Protokol Kesehatan Dijalankan)
Akun lainnya, @usemay pesimis adanya pengaruh terkait pembatasan Jawa-Bali yang diumumkan pemerintah. "Kebijakan pembatasan Jawa-Bali yg baru aja diumumin nanggung bgt inih, gak yakin ada pengaruh signifikan," cuitnya. (Baca juga: Kasus Covid-19 Tinggi, Pemerintah Kembali Lakukan Pembatasan Kegiatan di Jawa-Bali)
Namun, mereka menilai pembatasan yang ditekankan bukan pelarangan tidak akan berpengaruh banyak dalam menekan laju perkembangan kasus positif Covid-19. "PSBB Jawa-Bali trus dibilangin "pembatasan ini kami tegaskan bukan pelarangan" hehe ya dah orang2 bakal tetep bersliweran kalo gitu bosss," tulis akun @andirakrst yang dikutip Rabu (6/1/2021). (Baca juga: Jokowi: Kita Harus Kerja Mati-matian agar Protokol Kesehatan Dijalankan)
Akun lainnya, @usemay pesimis adanya pengaruh terkait pembatasan Jawa-Bali yang diumumkan pemerintah. "Kebijakan pembatasan Jawa-Bali yg baru aja diumumin nanggung bgt inih, gak yakin ada pengaruh signifikan," cuitnya. (Baca juga: Kasus Covid-19 Tinggi, Pemerintah Kembali Lakukan Pembatasan Kegiatan di Jawa-Bali)
Lihat Juga :