Ganti Pembela Jadi Persaudaraan, PA 212: FPI Bersemangat Rajut Kebersamaan
Rabu, 06 Januari 2021 - 11:24 WIB
PA 212 menilai perubahan nama FPI menjadi Front Persaudaraan Islam menunjukkan semangat merajut kebersamaan membangub bangsa. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Front Pembela Islam (FPI) mengubah nama menjadi Front Persaudaraan Islam setelah pemerintah melarang semua kegiatannya. Wakil Sekertaris Jendral Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menilai perubahan nama Front Pembela Islam menjadi Front Persaudaraan Islam adalah hal yang tepat.
Penggunaan kata persaudaraan, menurut Novel, menunjukkan semangat untuk merajut kebersamaan dalam membangun bangsa Indonesia.
“Sesuai semangat merajut kebersamaan untuk membangun negara yang sedang terpuruk ini, maka diperlukan persaudaraan yang kuat untuk kompak dalam satu pandangan kembali pada amanat pendiri bangsa ini yang mereka semua dipersatukan,” ujar Novel saat dihubungi di Jakarta, Rabu (6/1/2021).
(Baca: Polemik FPI Berlanjut, PPATK Bekukan 59 Rekening)
Penggunaan kata persaudaraan, menurut Novel, menunjukkan semangat untuk merajut kebersamaan dalam membangun bangsa Indonesia.
“Sesuai semangat merajut kebersamaan untuk membangun negara yang sedang terpuruk ini, maka diperlukan persaudaraan yang kuat untuk kompak dalam satu pandangan kembali pada amanat pendiri bangsa ini yang mereka semua dipersatukan,” ujar Novel saat dihubungi di Jakarta, Rabu (6/1/2021).
(Baca: Polemik FPI Berlanjut, PPATK Bekukan 59 Rekening)
Lihat Juga :