Minim Pembinaan, Banyak Ormas Dinilai Beralih Fungsi Menjadi Beking

Kamis, 31 Desember 2020 - 20:18 WIB
Ormas seharusnya menjadi perpanjangan tangan program pemerintah untuk menyukseskan agenda kesejahteraan, ketertiban dan keamanan. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Pembubaran organisasi kemasyarakatan ( Ormas ) Front Pembela Islam (FPI) dinilai sebagai bentuk ketegasan pemerintah terhadap Ormas yang bertentangan dengan ideologi bangsa. Sehingga, hal ini juga jadi pelajaran bagi Ormas lain agar jangan coba-coba mengganggu prinsip dalam bernegara.

(Baca juga: Polemik FPI, Advokat Ini Nilai Ormas Tak Terdaftar Bukan Berarti Ilegal)



"Bersikaplah sebagaimana ormas yang berlandaskan Pancasila. Jangan nama dan jargonnya saja Pancasila, tetapi kelakuan tidak Pancasilais. Justru meresahkan masyarakat," ujar Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research and Analysis (SUDRA) Fadhli Harahab kepada wartawan, Kamis (31/12/2020).

(Baca juga: Pembubaran Tak Efektif, Anggota FPI Bisa Bikin Ormas Baru)

Dia menuturkan, Ormas seharusnya menjadi perpanjangan tangan program pemerintah untuk menyukseskan agenda kesejahteraan, ketertiban dan keamanan. "Bukan sebaliknya," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!