Soroti Alur Penganggaran, Fitra: Harus Dirombak Agar Serapannya Tinggi
Selasa, 29 Desember 2020 - 15:35 WIB
Fitra menilai alur penganggaran mesti diubah total agar penyerapan APBD bisa optimal dan tepat sasaran. Foto/ilustrasi.SINDOnews
JAKARTA - Serapan anggaran di daerah yang tidak optimal memerlukan pembenahan secara menyeluruh. Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menyatakan rendahnya serapan anggaran pendapatan dan belanja daerah ( APBD ) bukan 100 persen kesalahan pemerintah daerah (pemda).
Memang anggaran yang tidak terserap tahun ini belum ada data resminya. Pada 21 Desember lalu, Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Kastorius Sinaga mengungkapkan ada dana sekitar Rp274 triliun yang belum digunakan.
Bahkan, ada beberapa kabupaten, seperti Sumbawa Barat, Gianyara, dan Sumba Tengah, belum merealisasikan anggaran untuk penanganan dampak ekonomi akibat Covid-19. Sekjen Fitra Misbakhul Hasan mengusulkan beberapa langkah untuk menyelesaikan masalah ini.
(Baca: Serapan Anggaran Belum Maksimal)
Memang anggaran yang tidak terserap tahun ini belum ada data resminya. Pada 21 Desember lalu, Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Kastorius Sinaga mengungkapkan ada dana sekitar Rp274 triliun yang belum digunakan.
Bahkan, ada beberapa kabupaten, seperti Sumbawa Barat, Gianyara, dan Sumba Tengah, belum merealisasikan anggaran untuk penanganan dampak ekonomi akibat Covid-19. Sekjen Fitra Misbakhul Hasan mengusulkan beberapa langkah untuk menyelesaikan masalah ini.
(Baca: Serapan Anggaran Belum Maksimal)
Lihat Juga :