Komnas HAM Targetkan Bisa Menguji Selongsong dan Proyektil Pekan Ini
Senin, 28 Desember 2020 - 13:45 WIB
Dia menjelaskan, pihaknya telah menggali semua informasi, baik daei kepolisian dan FPI yang memiliki versinya masing-masing. Menurutnya, saat ini Komnas HAM kita tengah melakulan konsolidasi atas temuan dari FPI dan polisi dan mencari yang paling masuk akal. "Kita rangkum mana yang logis mana yang tidak ya. Kalau dalam konteks pembuktiannya kan gitu," ungkapnya.
Komnas HAM mengungkapkan telah menemukan sejumlah selongsong dan proyektil peluru di sekitar titik yang disebut sebagai lokasi penembakan. Selain 4 selongsong (3 utuh), juga ditemukan 7 proyektil peluru (1 tidak jelas). ”Selongsong dan proyektil tersebut berbeda jenis dari yang ditemukan polisi,” tutur Anam.
(Baca: Temuan Komnas HAM soal Tewasnya 6 Laskar FPI, Bareskrim Terbuka terhadap Semua Masukan)
Selain itu, tim juga menemukan serpihan kaca yang menunjukkan adanya tumbukan kendaraan. Barang-barang tersebut ditemukan di beberapa titik sekitar KM 50 Tol Jakarta-Cikampek pada awal peristiwa terjadi. ”Semua ini kami temukan sebelum muncul rekaman voice note,” ujar Anam.
Meskipun demikian, Anam mengatakan Komnas HAM belum membuat kesimpulan apa-apa. Sebab seluruh barang yang ditemukan membutuhkan pengujian oleh ahli. ”Walaupun kami punya pengalaman memeriksa yang seperti ini, tapi itu hanya pengalaman. Mudah-mudahan minggu ini kami sudah bisa melakukan pengujian temuan kepada ahli,” kata Anam.
Komnas HAM mengungkapkan telah menemukan sejumlah selongsong dan proyektil peluru di sekitar titik yang disebut sebagai lokasi penembakan. Selain 4 selongsong (3 utuh), juga ditemukan 7 proyektil peluru (1 tidak jelas). ”Selongsong dan proyektil tersebut berbeda jenis dari yang ditemukan polisi,” tutur Anam.
(Baca: Temuan Komnas HAM soal Tewasnya 6 Laskar FPI, Bareskrim Terbuka terhadap Semua Masukan)
Selain itu, tim juga menemukan serpihan kaca yang menunjukkan adanya tumbukan kendaraan. Barang-barang tersebut ditemukan di beberapa titik sekitar KM 50 Tol Jakarta-Cikampek pada awal peristiwa terjadi. ”Semua ini kami temukan sebelum muncul rekaman voice note,” ujar Anam.
Meskipun demikian, Anam mengatakan Komnas HAM belum membuat kesimpulan apa-apa. Sebab seluruh barang yang ditemukan membutuhkan pengujian oleh ahli. ”Walaupun kami punya pengalaman memeriksa yang seperti ini, tapi itu hanya pengalaman. Mudah-mudahan minggu ini kami sudah bisa melakukan pengujian temuan kepada ahli,” kata Anam.
(muh)
Lihat Juga :