Muhammadiyah Layak Duduki Kursi Mendikbud Bukan Wakil Menteri

Jum'at, 25 Desember 2020 - 13:10 WIB
Ia menilai, penolakan Abdul Mu'ti tepat karena tugas wamen itu hanya membantu tugas dari menterinya. Jadi, peran wamen ini kurang strategis, apalagi untuk tokoh sekelas Muhammadiyah. "Penolakan Abdul Mu'ti tepat sebab, sebagai wakil menteri tugasnya membantu menteri. Kurang strategis menurut saya," ujarnya.

(Baca juga : Penolakan Muhammadiyah Isi Wamendikbud Dilatari Perbedaan Pandangan dengan Mas Menteri )

Menurut Direktur Eksekutif PolcoMM Institute ini, soal posisi juga yang menjadi latar penolakan posisi Wamendikbud itu. Selain itu, sambung dia, perbedaan sikap juga bisa dilihat dari strategi dan program pendidikan yang dijalankan oleh Mendikbud saat ini. Seperti misalnya Program Organisasi Penggerak (POP) yang tidak sejalan dengan Muhammadiyah beberapa waktu lalu, di mana Muhammadiyah membatalkan untuk tidak bergabung.

"Saya lebih melihat ini penolakan pada posisi itu (alasan-alasan di atas)," katanya. (Baca juga: Abdul Mu'ti Tolak Kursi Wamendikbud, Din Syamsuddin: Anggota Muhammadiyah Sejati Tidak Gila Jabatan )

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!