Paket Kepemimpinan Kemenkes Harus Bisa Rangkul Jajaran dan Fokus ke Corona

Rabu, 23 Desember 2020 - 14:03 WIB
Selain masuknya rival Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019, Sandiaga Salahuddin Uno, juga pos Menkes yang diisi oleh orang yang berlatar belakang bankir. Foto/Setpres
JAKARTA - Ada kejutan dalam perombakan Kabinet Indonesia Maju. Selain masuknya rival Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019, Sandiaga Salahuddin Uno, juga pos Menteri Kesehatan ( Menkes ) yang diisi oleh orang yang berlatar belakang bankir.

(Baca juga: Eddy Hiariej, Wamenkumham Penyandang Gelar Profesor UGM di Usia 37 Tahun)



Presiden Jokowi memilih Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Budi Gunadi Sadikin untuk menggantikan Terawan Agus Putranto. Sontak saja, publik mempertanyakan pilihan Jokowi dan kemampuan Budi Gunadi dalam memimpin pos kementerian yang sedang berjibaku menanggulangi pandemi virus Corona (Covid-19).

(Baca juga: Lima Wakil Menteri yang Dilantik Hari Ini)

Pengamat politik Idil Akbar mengatakan yang dibutuhkan dari seorang menteri itu kemampuan kepemimpinan yang kuat dan manajerial. Dosen Universitas Padjadjaran (Unpad) itu menilai tidak ada masalah menkes diduduki oleh orang di luar bidang kesehatan.

Budi memang tidak dibiarkan sendiri masuk ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Jokowi memberikan pendamping bagi Budi Gunadi, yakni Dante Saksono Harbuwono, seorang ahli molecular diabetes, sebagai Wamenkes.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!