Soal Relaksasi Rumah Ibadah, DPR Sebut Agar Masyarakat Tidak Stres
Rabu, 13 Mei 2020 - 18:51 WIB
Wakil Ketua Umum PAN ini mengaku tidak ingin kebijakan ibadah dari rumah itu diterapkan secara berlebihan. Seperti, ada camat yang membubarkan ibadah salat Jumat dan ibadah lainnya di masjid. Pihaknya tidak ingin hal itu terjadi, tinggal bagaimana nanti diterapkan protocol Corona di tempat umum sehingga, antar jamah tetap berjarak, tetap menggunakan masker, ada penyemprotan disinfektan secara berkala dan kebijakan lainnya.
“Pertama, kita kembalikan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap Corona. Misalkan tidak boleh ada jamaah di luar lingkungan sekitar ngga boleh ada tamu gitu loh. Nggak boleh mobil parkir di sekitar masjid. Mereka datang ke masjid khusus untuk lingkungan itu,” usulnya.
Menurut Yandri, dengan kebijakan relaksasi rumah ibadah ini bisa mengembalikan keceriaan masyarakat agar tidak jenuh apalagi stress di rumah seharian setiap harinya. Dan kondisi itu justru bisa membuat daya tahan tubuh masyarakat menjadi turun dan mudah sakit. “Itu dia, tapi bisa jadi orang sakit bukan karena Corona. Tapi karena stres . Karena sudah lelah di rumah, salah satunya itu,” katanya.
“Pertama, kita kembalikan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap Corona. Misalkan tidak boleh ada jamaah di luar lingkungan sekitar ngga boleh ada tamu gitu loh. Nggak boleh mobil parkir di sekitar masjid. Mereka datang ke masjid khusus untuk lingkungan itu,” usulnya.
Menurut Yandri, dengan kebijakan relaksasi rumah ibadah ini bisa mengembalikan keceriaan masyarakat agar tidak jenuh apalagi stress di rumah seharian setiap harinya. Dan kondisi itu justru bisa membuat daya tahan tubuh masyarakat menjadi turun dan mudah sakit. “Itu dia, tapi bisa jadi orang sakit bukan karena Corona. Tapi karena stres . Karena sudah lelah di rumah, salah satunya itu,” katanya.
(cip)
Lihat Juga :