Pandemi Covid-19 Diprediksi Baru Berakhir 2021

Rabu, 13 Mei 2020 - 17:27 WIB
Menurut Arya, prediksi skenario 2021 tersebut juga tergantung kebijakan yang berlaku. Prediksi skenario 2021 yang dikeluarkan TIDI setelah serangkaian diskusi bersama para doktor dan pakar muda lintas disiplin ilmu. "Ingat juga prediksi kita sebelumnya sudah beberapa kali terbukti. Misalnya soal kasus melewati angka 4.000 kasus dan prediksi tersebut terbukti," tandasnya.

Mengenai PSBB, Arya mengatakan, meski merupakan kebijakan paling longgar, namun tetap berhasil memberikan dampak penurunan mobilitas masyarakat. Baik ke tempat kerja, tempat rekreasi, tempat transit, hingga tempat belanja. (Baca juga: Pemeriksaan Spesimen COVID-19 Kini Tersebar di 30 Provinsi )

PSBB terbukti menekan aktivitas di tempat-tempat tersebut di atas sampai 80% dari periode sebelumnya. Sedangkan aktivitas di rumah atau tempat tinggal meningkat sampai mendekati 40%. Ini menunjukkan kepatuhan masyarakat terhadap pelaksanaan PSBB. “Meskipun untuk tempat kerja penurunan hanya berkisar 40% alias masih ada 60% yang beraktivitas," paparnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!