Selama PSBB, Warga Diimbau Gotong Royong dan Manfaatkan Layanan Telemedis
Kamis, 16 April 2020 - 19:56 WIB
Pandemi Covid-19 telah ‘melumpuhkan’ perekonomian warga, khususnya RT.008/RW.04 Balekambang. Setiap minggu, jumlah warga yang memerlukan bantuan logistik sembako terus naik. Saat ini jumlahnya berada di angka 33 kepala keluarga. Padahal, wilayah tersebut didiami sekitar 60 kepala keluarga. Tiga pekan sebelumnya jumlah kepala keluarga yang membutuhkan uluran tangan hanya 9.
"Untuk membantu perekonomian warga, penggalangan bantuan secara gotong royong terus dilakukan. Sumbangan warga tetap mengalir. Tapi, masalahnya bantuan sembako dan uang ini sebenarnya hanya cukup untuk separo dari kebutuhan total. Kami harus memutar otak dan berusaha keras sembari terus mengingatkan agar penerima bantuan terus berhemat," terang Zainal.
Informasi tersebut didapat dari aktivis Dasa Wisma yang rutin berkeliling dari rumah ke rumah. Sebab, mereka memiliki tugas rutin mencatat suhu tubuh warga menggunakan Thermo Gun. Memastikan suhu warga tidak ada di angka 37,5 derajat celcius selama 3 hari beruntun. Zainal menambahkan, verifikasi data terus dilakukan secara rutin.
"Aktivis Dasa Wisma terus memantau perkembangan warga secara menyeluruh. Selain suhu tubuh dan sosialisasi program pemerintah, mereka rutin memastikan warga tidak kelaparan. Setiap tambahan data warga yang butuh bantuan sembako pasti langsung direkap dan ditindaklnjuti. Mereka bisa mendeteksi kemampuan ekonomi warga sekaligus menyalurkan bantuannya," lanjut Zainal lagi.
Cerita kebersamaan RT.008/RW.04 Balekambang dalam mensikapi pandemi Covid-19 pun berkembang. Memanfaatkan beragam fasilitas, seluruh informasi terkait Covid-19 dan penangannya diberikan rutin melalui pengeras suara tempat ibadah. Bahkan, warga juga dimotivasi melalui ‘kompetisi’ dengan RT lain untuk memastikan lingkungannya tetap zona hijau Covid-19.
"Protokol kesehatan seperti yang diimbau pemerintah terus dijalankan. Kami gunakan seluruh potensi yang ada. Selain aktivis Dasa Wisma, pengeras suara dari tempat ibadah juga digunakan. Kami bahkan secara tidak resmi bersaing dengan RT lain untuk menjaga wilayah tetap bersih Covid-19," kata Zainal.
Lihat Juga :