Organisasi Profesi Kesehatan Kecam Penolakan Pemakaman Jenazah Perawat

Senin, 13 April 2020 - 08:52 WIB
Polda Jawa Tengah pun turun tangan untuk menangani peristiwa itu. Pada 11 April lalu, Polda telah menangkap dan menetapkan tiga orang yang diduga sebagai provokator sebagai tersangka. “Kami apresiasi ketegasan aparat penegak hukum yang telah merespons cepat keinginan seluruh warga perawat, tenaga kesehatan, dan masyarakat lainnya. Harapannya, tidak boleh terulang kejadian serupa untuk siapapun khususnya pasien COVID yang wafat,” tutur Harif

Perawat dan dokter merupakan garda terdepan dalam menangani pasien-pasien COVID-19. Data dari Pengurus Besar IDI dan PPNI, sampai saat ini ada 22 dokter dan 12 perawat yang meninggal karena COVID-19 atau dalam status pasien dalam pengawasan (PDP).

Juru Bicara PB IDI Halik Malik mengatakan, telah membentuk tim audit untuk menelusuri secara lengkap kematian para dokter terkait COVID-19. IDI memang mengalami kesulitan untuk mendapatkan data dokter yang terpapar dan meninggal karena COVID-19. Informasi hanya didapat dari rekan sejawat dan fasilitas kesehatan tempat bersangkutan bekerja.

“Secara bersamaan PB IDI juga melakukan advokasi secara berjenjang agar tidak ada lagi tenaga medis yang menjadi korban di tengah Pandemi COVID-19,” ujarnya. fahmi
(suc)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!