Organisasi Profesi Kesehatan Kecam Penolakan Pemakaman Jenazah Perawat

Senin, 13 April 2020 - 08:52 WIB
loading...
Organisasi Profesi Kesehatan...
Enam organisasi profesi kesehatan mengecam penolakan pemakaman jenazah perawat positif Corona. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Enam organisasi di bidang kesehatan yang terlibat langsung dalam penanganan pandemi COVID-19 mengecam aksi penolakan pemakaman perawat RSUP Kariadi berinisial NK. Enam organisasi itu adalah Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Ikatan Apoteker Indonesia (IPI), dan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI).

Dalam pernyataan sikap bersama itu, mereka memberikan penghormatan atas dedikasi NK dalam penanganan pandemi COVID-19. “Kami mengecam keras respons penolakan dari oknum masyarakat di lokasi pemakaman. Tindakan tersebut sangat tidak pantas dilakukan kepada seorang tenaga kesehatan yang telah berjibaku mempertarukan nyawa dengan segala risiko demi kemanusiaan,” bunyi pernyataan itu yang diterima SINDOnews, Senin (13/4/2020).

Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap jenazah dan proses pemakaman orang yang diduga terpapar atau positif COVID-19. Segala proses pemulasaran jenazah dipastikan akan mengikuti prosedur-prosedur yang telah ditentukan.

“Sangat tidak manusiawi dimana jenazah almarhum sempat ditolak di dua pemakaman di Ungaran, Jawa Tengah,” kata Ketua Umum PPNI harif Fadhillah dalam keterangan tertulis.

Polda Jawa Tengah pun turun tangan untuk menangani peristiwa itu. Pada 11 April lalu, Polda telah menangkap dan menetapkan tiga orang yang diduga sebagai provokator sebagai tersangka. “Kami apresiasi ketegasan aparat penegak hukum yang telah merespons cepat keinginan seluruh warga perawat, tenaga kesehatan, dan masyarakat lainnya. Harapannya, tidak boleh terulang kejadian serupa untuk siapapun khususnya pasien COVID yang wafat,” tutur Harif

Perawat dan dokter merupakan garda terdepan dalam menangani pasien-pasien COVID-19. Data dari Pengurus Besar IDI dan PPNI, sampai saat ini ada 22 dokter dan 12 perawat yang meninggal karena COVID-19 atau dalam status pasien dalam pengawasan (PDP).

Juru Bicara PB IDI Halik Malik mengatakan, telah membentuk tim audit untuk menelusuri secara lengkap kematian para dokter terkait COVID-19. IDI memang mengalami kesulitan untuk mendapatkan data dokter yang terpapar dan meninggal karena COVID-19. Informasi hanya didapat dari rekan sejawat dan fasilitas kesehatan tempat bersangkutan bekerja.

“Secara bersamaan PB IDI juga melakukan advokasi secara berjenjang agar tidak ada lagi tenaga medis yang menjadi korban di tengah Pandemi COVID-19,” ujarnya. fahmi
(suc)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum IDI Dorong Peningkatan...
Ketum IDI Dorong Peningkatan Anggaran Kesehatan
IDI dan Organisasi Masyarakat...
IDI dan Organisasi Masyarakat Desak Pemerintah Perkuat Pengendalian Konsumsi Zat Adiktif
IDI Minta Menkes Perbaiki...
IDI Minta Menkes Perbaiki Komunikasi Publik Buntut Celetukan Ukuran Celana di Atas 33 Lebih Cepat Menghadap Allah
Menkes Sebut Pria dengan...
Menkes Sebut Pria dengan Ukuran Celana di Atas 33 Lebih Cepat Menghadap Allah, IDI: Terlalu Berlebihan
Marak Kasus Pelecehan...
Marak Kasus Pelecehan Seksual Dokter PPDS, IDI: Rumah Sakit Harus Ikut Bertanggung Jawab
Marak Dokter Cabul,...
Marak Dokter Cabul, Penyalahgunaan Kekuasaaan hingga Krisis Etika Jadi Faktor
IBI Kosgoro 1957 dan...
IBI Kosgoro 1957 dan Lapas Kelas I Cipinang Jalin Kerja Sama Berdayakan Warga Binaan
7 Perguruan Tinggi Suarakan...
7 Perguruan Tinggi Suarakan Kolegium Dokter Indonesia Tak Diambil Alih Pemerintah
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
Rekomendasi
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Berita Terkini
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Tak Ditahan, Roy Suryo...
Tak Ditahan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikenakan Wajib Lapor
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Roy Suryo usai Penangguhan...
Roy Suryo usai Penangguhan Penahanan Dikabulkan: Ini Kemenangan Rakyat Indonesia
Infografis
5 Manfaat Salat Tarawih...
5 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved