Satgas: 1,2 Juta Vaksin Sinovac untuk Memvaksin 600.000 Orang
Selasa, 08 Desember 2020 - 20:20 WIB
"Perlu saya informasikan dibutuhkan sekitar 70% populasi untuk membentuk kekebalan komunitas. Dan sangat tergantung efektivitas masing-masing vaksin tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dampak vaksinasi terhadap pengendalian transmisi COVID-19 akan berlangsung secara bertahap," katanya.
Maka dari, Wiku menegaskan bahwa sebelum herd immunity terbentuk masyarakat harus tetap menjalankan protokol kesehatan. (Baca juga: Alasan Indonesia Pilih Vaksin COVID-19 dari Sinovac )
"Kita tidak boleh melupakan senjata terampuh yang sudah kita pakai saat ini yaitu disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan. Ingat kedisiplinan terhadap protokol kesehatan tetap merupakan kunci utama penanganan COVID-19 yang efektif," katanya.
Perlu diketahui, selain vaksin Sinovac, terdapat berbagai kandidat vaksin lainnya sesuai dengan keputusan Menteri Kesehatan No 9860/2020. Di antaranya adalah Astrazeneca, Biofarma, Moderna, Pfizer, dan Sinovac.
Maka dari, Wiku menegaskan bahwa sebelum herd immunity terbentuk masyarakat harus tetap menjalankan protokol kesehatan. (Baca juga: Alasan Indonesia Pilih Vaksin COVID-19 dari Sinovac )
"Kita tidak boleh melupakan senjata terampuh yang sudah kita pakai saat ini yaitu disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan. Ingat kedisiplinan terhadap protokol kesehatan tetap merupakan kunci utama penanganan COVID-19 yang efektif," katanya.
Perlu diketahui, selain vaksin Sinovac, terdapat berbagai kandidat vaksin lainnya sesuai dengan keputusan Menteri Kesehatan No 9860/2020. Di antaranya adalah Astrazeneca, Biofarma, Moderna, Pfizer, dan Sinovac.
(abd)
Lihat Juga :