Demokrasi Sedang Tertekan, Kemenangan Atas Komunisme Berumur Pendek
Senin, 30 November 2020 - 17:14 WIB
Kenyataannya sejarah tetap berjalan. Philips menyebut kemenangan sistem demokrasi barat terhadap komunisme berumur pendek. Mungkin sekitar 10 tahun, mulai dari tahun 1990 hingga 2000.
“Tetapi pada periode yang pendek itu lahir globalisasi, free trade, dan berbagai platform perdagangan lainnya. Dunia mendapatkan manfaat dari globalisasi,” tuturnya.
(Baca: Peneliti CSIS Sebut 12 Calon Tunggal Miliki Keterkaitan dengan PDIP)
Namun, pada periode itu juga terdapatkan orang-orang yang tidak diperhatikan. Mereka itu yang kemudian menjadi angry voter. Philips mencontohkan cara Trump mengeksploitasi kemarahan itu dengan menyebut lahan pekerjaan lari ke China.
Di Eropa, orang-orang populis menggaungkan para pendatang telah merebut pekerjaan dari penduduk asli. Itu sebagai bentuk politik identitas dalam sektor ekonomi. “Mengubah fabrikasi struktur masyarakat. Ini banyak terjadi di berbagai tempat di dunia,” pungkasnya.
“Tetapi pada periode yang pendek itu lahir globalisasi, free trade, dan berbagai platform perdagangan lainnya. Dunia mendapatkan manfaat dari globalisasi,” tuturnya.
(Baca: Peneliti CSIS Sebut 12 Calon Tunggal Miliki Keterkaitan dengan PDIP)
Namun, pada periode itu juga terdapatkan orang-orang yang tidak diperhatikan. Mereka itu yang kemudian menjadi angry voter. Philips mencontohkan cara Trump mengeksploitasi kemarahan itu dengan menyebut lahan pekerjaan lari ke China.
Di Eropa, orang-orang populis menggaungkan para pendatang telah merebut pekerjaan dari penduduk asli. Itu sebagai bentuk politik identitas dalam sektor ekonomi. “Mengubah fabrikasi struktur masyarakat. Ini banyak terjadi di berbagai tempat di dunia,” pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :