Peneliti CSIS Sebut 12 Calon Tunggal Miliki Keterkaitan dengan PDIP

Rabu, 09 September 2020 - 17:25 WIB
loading...
Peneliti CSIS Sebut...
Peneliti CSIS, Arya Fernandez menemukan 12 dari 28 calon tunggal memiliki hubungan dengan PDIP. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Peneliti Center for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandez mengungkap bahwa faktor basis partai politik menjadi salah satu kontribusi menguatnya calon tunggal di Pilkada 2020 .

Hal itu dia ungkap dalam diskusi publik bertajuk 'Oligarki Parpol dan Fenomena Calon Tunggal', Rabu (9/9/2020). "Saya olah 28 data itu, sebagian besar daerah yang diisi calon tunggal, mayoritas basis kuat salah satu partai," kata Arya dalam diskusi tersebut.

Dia menyebutkan sejumlah daerah yang memiliki calon tunggal seperti Kebumen, Wonosobo, Boyolali, Semarang, Grobogan, Badung, Ngawi, Kediri, ini memiliki keterkaitan dengan basis salah satu partai politik, dalam hal ini dia sebut partai besutan Megawati Soekarnoputri yakni PDI Perjuangan . (Baca juga: Tiga Hal Ini Jadi Penyebab Calon Tunggal Hadir di Pilkada )

"Saya menemukan 12 dari 28, hampir setengah, calon tunggal ternyata punya hubungan dengan PDIP," ujarnya.

Arya membeberkan, dari 12 calon tunggal yang maju tersebut, 10 di antaranya maju sebagai calon kepala daerah. Dengan rincian, 8 orang petahana, 1 orang berasal dari hubungan dengan dinasti politik, dan 1 calon berasal dari DPRD.

Sementara, 2 orang lainnya maju sebagai calon wakil kepala daerah. Dengan rincian, 1 orang Wakil Bupati yang maju kembali mendampingi pasangannya di Pilkada 2020, dan 1 orang pengusaha."Pengusaha ini juga punya hubungan kekerabatan juga dengan PDIP," ungkapnya.

"Hampir setengah calon tunggal itu punya hubungan politik, mayoritas sebagai kader, semuanya mungkin kader PDIP," kata Arya melanjutkan. (Baca juga: Calon Tunggal Didesain Luar Biasa oleh Elite Politik )
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
PDIP Kembali Tegaskan...
PDIP Kembali Tegaskan Posisinya Jadi Mitra Strategis Pemerintah: Kami Tidak Nyinyir
PDIP Soroti Perlindungan...
PDIP Soroti Perlindungan Hukum Pihak Ketiga dalam RUU Perampasan Aset
MK Diminta Larang Keluarga...
MK Diminta Larang Keluarga Presiden dan Wapres Ikut Pilpres, PKS: Bagus juga untuk Pilkada
Wacana Pilkada lewat...
Wacana Pilkada lewat DPRD, Pengamat: Akibat Biaya Politik Tinggi
Tahapan Pemilu 2029...
Tahapan Pemilu 2029 Dimulai Tahun Depan, DPR Targetkan RUU Pilkada Rampung 2026
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Demo Rusuh Guncang Georgia,...
Demo Rusuh Guncang Georgia, Massa Serbu Istana Presiden
Banteng Muda Indonesia...
Banteng Muda Indonesia Galang Dana Bantu Korban Banjir Bali dan NTT
Rekomendasi
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Berita Terkini
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved