Luhut Tak Akan Lama Rangkap Jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan
Jum'at, 27 November 2020 - 08:35 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ditunjuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan ad interim. Foto/Dok SINDO
JAKARTA - Kursi Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) lowong pascaditinggal Edhy Prabowo yang terjerat kasus suap ekspor benur. Sementara ini, posisi tersebut diduduki Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan .
Pengamat politik Idil Akbar memprediksi Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) tidak akan membiarkan lama jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan dirangkap Luhut. Dia menjelaskan, alasannya kementerian ini salah satu yang strategis.
"Siapa yang akan mengganti, masih partai yang sama. Sejak awal soal pos menteri dan pembagian dari koalisi. Partai-partai mana yang bisa menduduki jabatan menteri," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Jumat (27/11/2020).
Jokowi-Ma’ruf Amin selama ini hanya menunjuk menteri dari partai koalisi yang lolos ke parlemen. Sedangkan, untuk partai pendukung yang tidak lolos ke Senayan diberikan jabatan wakil menteri.
(Baca juga: KPK Usut Aliran Uang Suap Ekspor Benur Edhy Prabowo ke Gerindra ).
Sejak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Edhy, wacana reshuffle kabinet kembali menguat. Sebenarnya sudah beberapa kali Jokowi memberikan isyarat akan mengganti menteri yang tidak perform.
Pengamat politik Idil Akbar memprediksi Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) tidak akan membiarkan lama jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan dirangkap Luhut. Dia menjelaskan, alasannya kementerian ini salah satu yang strategis.
"Siapa yang akan mengganti, masih partai yang sama. Sejak awal soal pos menteri dan pembagian dari koalisi. Partai-partai mana yang bisa menduduki jabatan menteri," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Jumat (27/11/2020).
Jokowi-Ma’ruf Amin selama ini hanya menunjuk menteri dari partai koalisi yang lolos ke parlemen. Sedangkan, untuk partai pendukung yang tidak lolos ke Senayan diberikan jabatan wakil menteri.
(Baca juga: KPK Usut Aliran Uang Suap Ekspor Benur Edhy Prabowo ke Gerindra ).
Sejak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Edhy, wacana reshuffle kabinet kembali menguat. Sebenarnya sudah beberapa kali Jokowi memberikan isyarat akan mengganti menteri yang tidak perform.
Lihat Juga :