Kursi BNN Bisa Menjadi Batu Loncatan Masuk Bursa Kapolri
Rabu, 25 November 2020 - 12:32 WIB
Neta menyebut gerbong rotasi pertama itu tahap pertama untuk suksesi Kapolri di akhir Januari 2021. IPW memprediksi gerbong rotasi kedua akan terjadi pada minggu pertama Januari 2021. Dari gerbong pertama itu, IPW melihat ada dua jenderal yang bersaing menjadi calon kepala BNN. Keduanya adalag Irjen Pol Agung Setya dan Petrus Golose. “Agung adalah nama baru dalam bursa calon jenderal bintang tiga di Polri. Namanya muncul setelah Presiden Jokowi tertarik dengan program kerjanya selama menjadi Kapolda Riau,” terangnya.
Sedangkan, Petrus merupakan Kapolda yang pernah menjabat paling lama dalam sejarah Polri. Dia menjabat sebagai Kapolda Bali lebih dari empat tahun. “Beberapa waktu lalu, Petrus dimutasi dalam rangka persiapan jabatan di luar Polri. Namanya sempat disebut-sebut sebagai calon kuat Kepala BNPT. Namun dia kalah bersaing dengan teman satu angkatannya, Boy Rafli,” jelas Neta.
Bursa calon Kapolri akan semakin ramai jika ada jenderal bintang dua menjadi Kepala BNN. Berdasarkan pengamatan IPW, sampai saat ini ada empat jenderal sebagai calon kuat Kapolri, yakni Wakapolri Komjen Gatot Edi, Kabareskrim Komjen Listyo Sigit, Kabaharkam Komjen Agus Andrianto, dan Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar.
Sedangkan, Petrus merupakan Kapolda yang pernah menjabat paling lama dalam sejarah Polri. Dia menjabat sebagai Kapolda Bali lebih dari empat tahun. “Beberapa waktu lalu, Petrus dimutasi dalam rangka persiapan jabatan di luar Polri. Namanya sempat disebut-sebut sebagai calon kuat Kepala BNPT. Namun dia kalah bersaing dengan teman satu angkatannya, Boy Rafli,” jelas Neta.
Bursa calon Kapolri akan semakin ramai jika ada jenderal bintang dua menjadi Kepala BNN. Berdasarkan pengamatan IPW, sampai saat ini ada empat jenderal sebagai calon kuat Kapolri, yakni Wakapolri Komjen Gatot Edi, Kabareskrim Komjen Listyo Sigit, Kabaharkam Komjen Agus Andrianto, dan Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar.
(cip)
Lihat Juga :