Eksistensi Habib Rizieq dan Pertarungan Politik 2024

Sabtu, 21 November 2020 - 10:08 WIB
Arif menilai Habib Rizieq memiliki modal politik, yakni memiliki pendukung atau loyalis. "Terkait peran politiknya, tentu yang bisa dimainkan tergantung dari konsensus politik yang dibangun dengan kandidat," katanya.

Tapi, lanjut dia, setidaknya peran politik yang bisa dimainkan adalah dengan menjadi vote getter untuk mendongkrak suara kandidat. "Pengaruh dan kharisma Habib Rizieq diharapkan dapat mengarahkan para loyalis dan simpatisannya," lanjutnya.

Arif memiliki analisa kenapa jagoan Habib Rizieq di Pilpres 2019 lalu kalah. "Kenapa yang didukung tidak menang? Variabelnya tentu banyak, namun terkait peran Habib Rizieq dalam Pilpres 2019 memang memiliki massa, tapi tidak signifikan jika skalanya Pilpres," kata Arif.



Sementara itu, pengamat politik Universitas Jayabaya Igor Dirgantara berpendapat Habib Rizieg Shihab akan memainkan peran politik di Indonesia sampai nanti 2024 sebagai oposisi reborn bersama Gatot Nurmantyo (GN).

Kata Igor, salah satu peran yang bisa dimainkan Habib Rizieq adalah membantu dan bersinergi dengan perjuangan Gatot Nurmanto dan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dalam mengkritisi kebijakan Pemerintahan Jokowi.

"Jika hal ini dilakukan, maka Gatot Nurmantyo dan HRS merupakan paduan dua tokoh kekuatan politik besar, yaitu Militer dan Islam," tutur Director Survey and Polling Indonesia (SPIN) ini kepada SINDOnews, Kamis 12 November 2020.(Baca juga: TNI-Polri Copot Spanduk Habib Rizieq di Petamburan, Laskar FPI: Woi Mau Ngapain Itu? )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!