Perlu Pendekatan Khusus bagi UMKM agar Bertahan di Tengah Pandemi
Jum'at, 20 November 2020 - 18:31 WIB
"Untuk itu, kami menggelar kegiatan Pelatihan dan Kejuaraan Festival #SampoernaUntukUMKM secara daring, sebagai wujud partisipasi Sampoerna dalam mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional yang dicanangkan oleh pemerintah," kaya Ishak, Jumat (20/11/2020).
Ishak menjelaskan, Pelatihan dan Kejuaraan Festival #SampoernaUntukUMKM ini dimulai dengan pendaftaran dan seleksi pada tanggal 9-12 November 2020 untuk memilih 150 UMKM dari total yang mendaftar.
Kata Ishak, 150 UMKM terpilih berasal dari berbagai kota di Indonesia dengan kategori produk dan usaha mulai dari makanan minuman, kerajinan, pakaian hingga jasa agrowisata dan fotografi.
"Mereka yang terpilih akan menerima tantangan intensif dan pelatihan melalui aplikasi Online Platform Indonesia MSMEs Accelaration (OPTIMA UKM), aplikasi untuk pelaku UMKM mendapatkan akses pelatihan dan informasi seputar wirausaha secara cuma-cuma hasil kolaborasi Sampoerna untuk Indonesia bersama BEDO yang resmi diluncurkan pada Agustus 2020 yang lalu," jelas Ishak.
"150 UMKM tersebut akan dibagi menjadi dua kategori kelas pelatihan berdasarkan tahapan pengembangan usaha dan kemampuan mereka dalam memanfaatkan digitalisasi untuk usahanya," tambahna.
Ishak menjelaskan, Pelatihan dan Kejuaraan Festival #SampoernaUntukUMKM ini dimulai dengan pendaftaran dan seleksi pada tanggal 9-12 November 2020 untuk memilih 150 UMKM dari total yang mendaftar.
Kata Ishak, 150 UMKM terpilih berasal dari berbagai kota di Indonesia dengan kategori produk dan usaha mulai dari makanan minuman, kerajinan, pakaian hingga jasa agrowisata dan fotografi.
"Mereka yang terpilih akan menerima tantangan intensif dan pelatihan melalui aplikasi Online Platform Indonesia MSMEs Accelaration (OPTIMA UKM), aplikasi untuk pelaku UMKM mendapatkan akses pelatihan dan informasi seputar wirausaha secara cuma-cuma hasil kolaborasi Sampoerna untuk Indonesia bersama BEDO yang resmi diluncurkan pada Agustus 2020 yang lalu," jelas Ishak.
"150 UMKM tersebut akan dibagi menjadi dua kategori kelas pelatihan berdasarkan tahapan pengembangan usaha dan kemampuan mereka dalam memanfaatkan digitalisasi untuk usahanya," tambahna.
Lihat Juga :