Kapolri Idham Azis Blak Blakan Alasan Mutasi Besar-Besaran di Tubuh Polri
Rabu, 18 November 2020 - 13:00 WIB
"Ini adalah perombakan besar-besaran yang dilakukan Bapak Kapolri. Beliau ingin merubah struktur atau kebiasaan yang selama ini berjalan. Jadi sekarang istilahnya semua anggota Polri diberdayakan tidak ada istilah polisi nganggur," kata Sutrisno kepada Sindonews, Rabu (18/11/2020). (Baca Juga: 3 Kapolda Strategis Ganti, DPR: Penegakkan Hukum di Era Pandemi Butuh Kerja Keras)
Dia mengatakan, perombakan personel ini merupakan salah satu program Kapolri untuk membenahi intenal Polri. Intinya SDM Polri bertekad agar semua personel Polri mengabdi secara optimal.
"Biasanya setelah lulus sekolah para kombes harus menunggu 1 hingga 2 tahun untuk dapat job. Sekarang tidak lagi. Mereka yang lulus sekolah langsung diberi job," ungkap Sutrisno. (Baca Juga: PAN Nilai Mutasi Polri Bukti Sikap Tegas Kapolri Kendalikan COVID-19)
Lebih jauh jenderal bintang dua itu mengungkapkan bahwa mutasi kali ini adalah penguatan Polri yang profesional, modern dan terpecaya (Promoter). "Ini merupakan implementasi satu dari tujuh program prioritas Kapolri dalam mewujudkan SDM unggul," tandas Sutrisno.
Dia mengatakan, perombakan personel ini merupakan salah satu program Kapolri untuk membenahi intenal Polri. Intinya SDM Polri bertekad agar semua personel Polri mengabdi secara optimal.
"Biasanya setelah lulus sekolah para kombes harus menunggu 1 hingga 2 tahun untuk dapat job. Sekarang tidak lagi. Mereka yang lulus sekolah langsung diberi job," ungkap Sutrisno. (Baca Juga: PAN Nilai Mutasi Polri Bukti Sikap Tegas Kapolri Kendalikan COVID-19)
Lebih jauh jenderal bintang dua itu mengungkapkan bahwa mutasi kali ini adalah penguatan Polri yang profesional, modern dan terpecaya (Promoter). "Ini merupakan implementasi satu dari tujuh program prioritas Kapolri dalam mewujudkan SDM unggul," tandas Sutrisno.
(ymn)
Lihat Juga :