Dua Program Baru Ditjen Pendidikan Vokasi Perbesar Kepastian Lulusan Terserap Dunia Usaha dan Industri
Sabtu, 14 November 2020 - 14:58 WIB
Untuk bisa mendapatkan D2, peserta didik program Jalur Cepat SMK-D2 yang telah menjalankan pendidikan di SMK selama 3 tahun (termasuk praktik kerja lapangan selama enam bulan), dapat secara merdeka memilih meneruskan langsung satu setengah tahun pendidikan di PTV (termasuk satu tahun magang).
“Skemanya, siswa menempuh enam semester di SMK dan tiga semester menjadi mahasiswa di level pendidikan tinggi, jadi pengalaman bekerja di industri akan lebih banyak,” jelas Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto saat membuka peluncuran melalui panggilan video.
Syarat khusus lainnya adalah Kurikulum disusun bersama (SMK, PTV dan DUDI) sejak semester 1 s/d 9, serta selama 9 semester tersebut, para dosen PTV dan expert DUDI bergabung dengan para guru SMK untuk terjun langsung mengajar para siswa SMK sejak kelas 10 SMK sampai dengan mereka lulus D2 pada semester 9.
Capaian pembelajaran selama di SMK, akan diakui (berbobot) sekitar 18 sks (sudah ditempuh) ketika mengawali masuk ke level Pendidikan tinggi di PTV. ”Minimal satu semester saat SMK, dialokasikan untuk program praktek kerja industri (Prakerin). Begitu juga saat di perguruan tinggi, untuk semakin meningkatkan SOFTSKILL dan KARAKTER Keberkerjaannya, mahasiswa semester delapan dan sembilan mengalokasikan 2 semester untuk magang di DUDI. Dengan penguatan softkills dan karakter, maka secara otomatis hardskills-nya juga semakin terasah dan semakin matang.
Program magang di semester delapan dan sembilan merupakan program magang yang dilakukan di DUDI maupun dalam program Pembelajaran Industri, yaitu pembelajaran di PTV berbasis produksi atau jasa yang mengacu kepada standar dan prosedur yang berlaku di DUDI. Program ini terinspirasi oleh Dual System yang diterapkan di Jerman, yaitu magang sambil kuliah di industri.
Untuk menyelenggarakan program ini, SMK bekerja sama dengan PTV yang memiliki program studi yang linier, sehingga dalam empat setengah tahun, peserta didik berhak mendapatkan gelar Diploma Dua selain ijasah SMK serta memiliki kompetensi untuk menjadi teknisi atau SDM yang terampil.
Sarjana Terapan D4
Program Peningkatan Prodi Diploma Tiga menjadi Sarjana Terapan (Diploma Empat-D4) adalah salah satu program strategis inovasi Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud dalam rangka meningkatkan sambung-suai pendidikan vokasi dengan DUDI.
Melalui program ini, dengan semangat Merdeka Vokasi, Kemendikbud membuka kesempatan untuk program D3 meningkatkan program studinya menjadi Sarjana Terapan (D4) sehingga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bisa mendapatkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi yang memberikan peluang untuk bisa mengisi posisi supervisor produksi dan pelaksana lapangan andal yang dibutuhkan oleh DUDI.
“Skemanya, siswa menempuh enam semester di SMK dan tiga semester menjadi mahasiswa di level pendidikan tinggi, jadi pengalaman bekerja di industri akan lebih banyak,” jelas Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto saat membuka peluncuran melalui panggilan video.
Syarat khusus lainnya adalah Kurikulum disusun bersama (SMK, PTV dan DUDI) sejak semester 1 s/d 9, serta selama 9 semester tersebut, para dosen PTV dan expert DUDI bergabung dengan para guru SMK untuk terjun langsung mengajar para siswa SMK sejak kelas 10 SMK sampai dengan mereka lulus D2 pada semester 9.
Capaian pembelajaran selama di SMK, akan diakui (berbobot) sekitar 18 sks (sudah ditempuh) ketika mengawali masuk ke level Pendidikan tinggi di PTV. ”Minimal satu semester saat SMK, dialokasikan untuk program praktek kerja industri (Prakerin). Begitu juga saat di perguruan tinggi, untuk semakin meningkatkan SOFTSKILL dan KARAKTER Keberkerjaannya, mahasiswa semester delapan dan sembilan mengalokasikan 2 semester untuk magang di DUDI. Dengan penguatan softkills dan karakter, maka secara otomatis hardskills-nya juga semakin terasah dan semakin matang.
Program magang di semester delapan dan sembilan merupakan program magang yang dilakukan di DUDI maupun dalam program Pembelajaran Industri, yaitu pembelajaran di PTV berbasis produksi atau jasa yang mengacu kepada standar dan prosedur yang berlaku di DUDI. Program ini terinspirasi oleh Dual System yang diterapkan di Jerman, yaitu magang sambil kuliah di industri.
Untuk menyelenggarakan program ini, SMK bekerja sama dengan PTV yang memiliki program studi yang linier, sehingga dalam empat setengah tahun, peserta didik berhak mendapatkan gelar Diploma Dua selain ijasah SMK serta memiliki kompetensi untuk menjadi teknisi atau SDM yang terampil.
Sarjana Terapan D4
Program Peningkatan Prodi Diploma Tiga menjadi Sarjana Terapan (Diploma Empat-D4) adalah salah satu program strategis inovasi Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud dalam rangka meningkatkan sambung-suai pendidikan vokasi dengan DUDI.
Melalui program ini, dengan semangat Merdeka Vokasi, Kemendikbud membuka kesempatan untuk program D3 meningkatkan program studinya menjadi Sarjana Terapan (D4) sehingga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bisa mendapatkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi yang memberikan peluang untuk bisa mengisi posisi supervisor produksi dan pelaksana lapangan andal yang dibutuhkan oleh DUDI.
Lihat Juga :