Banyak Remaja Kecelakaan karena Berikut Faktor-faktor Ini

Rabu, 11 November 2020 - 14:38 WIB
“Angka tersebut sebetulnya selalu mengalami kenaikan sebesar 5% sejak 2017 yakni 21.933 orang. Sampai sekarang, masih banyak sekali kecelakaan yang terjadi dan dimulai tingkat SMP. Mungkin anak SMA dan mahasiswa sudah lebih dewasa sehingga semakin mengerti risiko,” ujarnya.

(Baca: Gelar Operasi Zebra 2020, Kakorlantas: Utamakan Tindakan Humanis Hindari Represif)

Ada berbagai faktor yang memicu kondisi tersebut tetapi faktor psikologis biasanya mempengaruhi mental usia remaja. Umumnya, anak usia SMP dan SMA masih mencari pengakuan dan merasa lebih bebas sehingga melupakan aturan, termasuk saat berkendara. Tetapi di sisi lain Hartanto tidak menampik bila penegakan hukum (law enforcement) masih lemah.

Masyarakat lebih suka aturan yang tidak terlalu tegas. Padahal, lanjut dia, penegakan hukum menjadi paling utama jika ingin negara lebih maju. “Law enforcement ditegakkan dimulai dari diri kita. Saya berharap sekali anak-anak kita, teman-teman SMA bangga dengan penegakan disiplin,” kata dia.

Faktor lainnya yaitu sikap permisif. Ada kalanya orang tua memberikan izin pada anaknya yang belum saatnya berkendara. Kadang masyarakat juga tidak mau menegur, mencoba memberikan edukasi terhadap lingkungan yang ada, termasuk anak-anak yang berkendara tidak memakai helm dan atribut kelengkapan lainnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!