Tak Perlu Resisten, Biarkan Habib Rizieq Pulang dan Lihat Tunggakan Kasusnya

Senin, 09 November 2020 - 07:06 WIB
Pemerintah diminta tidak resisten terhadap kepulangan Habib Rizieq Shihab karena dia juga WNI yang perlu dilindungi. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Informasi soal kepulangan Habib Rizieq Shihab benar-benar membuat heboh. Awalnya pemerintah meragukan bahwa Rizieq bisa kembali ke Indonesia karena masalah keimigrasian. Faktanya, Habib Rizieq malah memastikan berangkat dari Arab Saudi hari ini dan akan tiba besok pagi.

Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo mengatakan, ada tiga hal penting sebagai pertanyaan terkait kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) ini, yaitu siapa pihak yang membantu kepulangannya, apa motif kepulangannya, dan bagaimana tunggakan kasus hukumnya.



"Jawaban dari ketiga pertanyaan tersebut bisa memberikan sinyal terkait sikap HRS setelah berada di tanah air nanti. Apakah sikapnya akan lebih "lunak" atau semakin keras terhadap pemerintah," tutur Karyono saat dihubungi SINDOnews, Senin (9/11/2020).

(Baca: Hari Ini Habib Rizieq Terbang dari Arab Saudi, Begini Persiapan FPI)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!