Gerindra Ingatkan Stakeholder Tak Saling Sandera soal Vaksin COVID-19

Minggu, 08 November 2020 - 09:08 WIB
Dalam pengembangan vaksin, Muzani menjelaskan, BPOM menjadi garda terakhir. Untuk itu, BPOM perlu memberikan jaminan bagi para pengguna vaksin. Karena biaya yang dikeluarkan begitu besar, vaksin COVID-19 ini sudah semestinya bisa memberi manfaat karena negara pun berharap dengan adanya vaksin ini maka ekonomi Indonesia bisa lebih cepat pulih. Sehingga data-data yang dikemukakan Badan Pusat Statistik (BPS) tentang pekerja terdampak atau angka kemiskinan bisa berkurang.

"Kita memang membuang biaya yang tidak kecil untuk vaksin, tetapi harapannya rakyat menjadi sehat," tutur Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra ini.

Karena, kata Muzani, itulah amanat dari UUD 1945 bahwa negara menjamin agar rakyat berhak mendapatkan kesehatan dari negara. Dan karena kemampuan negara terbatas untuk memproduksi banyak vaksin maka biaya yang dikeluarkan harus efektif bagi pemulihan kesehatan dan ekonomi. (Baca juga: Wapres Ma'ruf Amin Tunggu Laporan MUI Terkait Kehalalan Vaksin Covid-19)

"Tetapi sebaliknya, vaksin yang diberikan betul-betul menjadikan rasa aman bagi pemakai vaksin itu sendiri, oleh karena itu kerja sama bagi segenap lapisan masyarakat menjadi sangat penting," pungkas Muzani.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!