Menristek Siapkan Rp300 Miliar untuk Uji Klinis Vaksin Merah Putih
Jum'at, 06 November 2020 - 14:15 WIB
Kemenristek memastikan pengembangan vaksin dalam negeri mengedepankan prinsip kehati-hatian tingkat tinggi. Tetap berprinsip pada keamanan dan efektivitas vaksin untuk kekebalan tubuh manusia.
Semua produsen berpegang teguh pada itu, seperti kasus pengembangan AstraZeneca sempat dihentikan karena ada relawan yang sakit. Keamanan dalam pengembanagn vaksin tidak dikompromikan.
“Keefektivitisan ini berarti seumur hidup kita imun pada Covid-19. Pada periode tertentu imunitasnya akan habis sehingga daya tahan tubuh tidak terjamin. Di masa depan, perlu vaksinasi lagi,” pungkasnya.
Semua produsen berpegang teguh pada itu, seperti kasus pengembangan AstraZeneca sempat dihentikan karena ada relawan yang sakit. Keamanan dalam pengembanagn vaksin tidak dikompromikan.
“Keefektivitisan ini berarti seumur hidup kita imun pada Covid-19. Pada periode tertentu imunitasnya akan habis sehingga daya tahan tubuh tidak terjamin. Di masa depan, perlu vaksinasi lagi,” pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :