Komnas HAM Duga Pembunuh Pendeta Yeremia Anggota TNI

Senin, 02 November 2020 - 14:41 WIB
Para pelaku pembunuhan diduga berusaha mengaburkan fakta-fakta peristiwa. Di lokasi kejadian, ada sekitar 19 bekas tembakan, baik di dalam kandang, atap, maupun pohon.

"Arah tembakan yang tidak beraturan dibuktikan dengan banyak lubang tembakan dengan diameter beragam. Komnas HAM meyakini bahwa tembakan itu dilakukan dalam jarak 9-10 meter dari luar kandang," tutur Anam. (Baca juga: Pendeta Yeremia Diduga Ditembak Senpi Standar Militer Kurang dari 1 Meter )

Lulusan Universitas Brawijaya itu menjelaskan ada upaya agar korban segera dikuburkan. Korban dibawa dari kandang babi ke rumah sekitar pukul 07.00 WIB dan dikuburkan pukul 12.00 WIB. Padahal, saat itu hari Minggu, di mana warga setempat biasa beribadah. Korban juga merupakan tokoh masyarakat, tetapi proses pemakamannya tidak ada penghormatan.

"Sebagai upaya tidak dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah untuk menemukan penyebab kematiannya," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!