Masuk Bursa Capres 2024, Ridwan Kamil Hadapi Sejumlah Tantangan Ini
Jum'at, 30 Oktober 2020 - 09:39 WIB
Igor mengatakan, penanganan Covid-19 Jawa Barat juga sering dikritik oleh warganya sendiri, terutama terkait bantuan sosial (bansos) yang dianggap kurang tepat sasaran. Menurut Igor, kinerja kepala daerah biasanya adalah tolok ukur yang penting untuk peningkatan elektabilitas secara nasional.
(Baca juga: Penanganan COVID-19, Ridwan Kamil Tak Mau Gegabah Beri Denda Warga yang Tolak Vaksin ).
"Ketiga, RK banyak dipersepsikan oleh publik terlalu banyak bersuara di media sosial ketimbang bekerja di lapangan. Ini mungkin persepsi, bukan realitas itu sendiri. Tetapi jika ini memang benar, maka ini harus diperbaiki sebagai kepala daerah. Karena Papa Online atau Sandiaga Uno jauh lebih bagus dan dikenal milenial untuk urusan bermedsos ria," pungkasnya.
Hal senada juga dikatakan Analis Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio. "Dari sekarang bikin perjanjian dulu sama partai politik, kontrak sama partai politik, jadi dia sudah pasti punya kendaraan," kata Hendri Satrio yang juga pendiri Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) itu.
(Baca juga: Penanganan COVID-19, Ridwan Kamil Tak Mau Gegabah Beri Denda Warga yang Tolak Vaksin ).
"Ketiga, RK banyak dipersepsikan oleh publik terlalu banyak bersuara di media sosial ketimbang bekerja di lapangan. Ini mungkin persepsi, bukan realitas itu sendiri. Tetapi jika ini memang benar, maka ini harus diperbaiki sebagai kepala daerah. Karena Papa Online atau Sandiaga Uno jauh lebih bagus dan dikenal milenial untuk urusan bermedsos ria," pungkasnya.
Hal senada juga dikatakan Analis Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio. "Dari sekarang bikin perjanjian dulu sama partai politik, kontrak sama partai politik, jadi dia sudah pasti punya kendaraan," kata Hendri Satrio yang juga pendiri Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) itu.
(zik)
Lihat Juga :