Masuk Bursa Capres 2024, Ridwan Kamil Hadapi Sejumlah Tantangan Ini

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 09:39 WIB
loading...
Masuk Bursa Capres 2024,...
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan keterangan pers usai rapat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 di Makodam III Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Senin (22/6/2020). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/wsj.
A A A
JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) kerap masuk bursa Calon Presiden ( Capres ) 2024 di berbagai lembaga survei belakangan ini. Sejumlah tantangan bakal dihadapi pria yang akrab disapa Kang Emil jika ingin nyapres.

"Pertama, kelemahan RK sebagai salah satu kandidat di 2024 adalah bukan anggota partai politik, seperti Puan Maharani, Airlangga Hartarto, AHY, atau Muhaimin Iskandar," ujar pengamat politik dari Universitas Jayabaya Igor Dirgantara kepada SINDOnews, Jumat (30/10/2020).

Menurut Igor, meski ketua umum atau anggota parpol elektabilitasnya tidak sebaik Ridwan Kamil , lebih berpotensi diusung daripada yang tidak punya kendaraan politik. "Kecuali ada aturan baru bahwa presidential threshold -nya nol persen. Di 2024, apa yang bisa terjadi pada Jokowi pada 2014, tidaklah mudah bisa terulang lagi, apalagi tanpa satu langkah spektakuler yang bisa menyedot perhatian publik," ujarnya.

(Baca juga: Buka Jasa Endorse, Ridwan Kamil Mulai Garap Puluhan Merek Lokal di Pulau Jawa ).

Kedua, Igor menilai kelemahan lain Ridwan Kamil adalah kinerja yang masih di bawah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo atau Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan . "Hal ini senantiasa dipublikasi oleh media, survei, dan relawan," ungkap Director Survey and Polling Indonesia (SPIN) ini.
Masuk Bursa Capres 2024, Ridwan Kamil Hadapi Sejumlah Tantangan Ini

Igor mengatakan, penanganan Covid-19 Jawa Barat juga sering dikritik oleh warganya sendiri, terutama terkait bantuan sosial (bansos) yang dianggap kurang tepat sasaran. Menurut Igor, kinerja kepala daerah biasanya adalah tolok ukur yang penting untuk peningkatan elektabilitas secara nasional.

(Baca juga: Penanganan COVID-19, Ridwan Kamil Tak Mau Gegabah Beri Denda Warga yang Tolak Vaksin ).

"Ketiga, RK banyak dipersepsikan oleh publik terlalu banyak bersuara di media sosial ketimbang bekerja di lapangan. Ini mungkin persepsi, bukan realitas itu sendiri. Tetapi jika ini memang benar, maka ini harus diperbaiki sebagai kepala daerah. Karena Papa Online atau Sandiaga Uno jauh lebih bagus dan dikenal milenial untuk urusan bermedsos ria," pungkasnya.

Hal senada juga dikatakan Analis Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio. "Dari sekarang bikin perjanjian dulu sama partai politik, kontrak sama partai politik, jadi dia sudah pasti punya kendaraan," kata Hendri Satrio yang juga pendiri Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) itu.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Dalami Kunjungan...
KPK Dalami Kunjungan Luar Negeri Ridwan Kamil hingga Penukaran Uang Miliaran Rupiah
KPK Panggil Asisten...
KPK Panggil Asisten Ridwan Kamil saat Jabat Gubernur Jabar terkait Kasus BJB
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Aura Kasih terkait Dugaan Korupsi Bank BJB
KPK Buka Peluang Panggil...
KPK Buka Peluang Panggil Atalia Praratya dalam Kasus BJB
Ridwan Kamil Tegaskan...
Ridwan Kamil Tegaskan Kendaraan yang Disita KPK Dibeli Pakai Uang Pribadi
Ridwan Kamil Selesai...
Ridwan Kamil Selesai Jalani Pemeriksaan di KPK: Ini Momen yang Ditunggu-tunggu
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Ramadan Pertama Tanpa...
Ramadan Pertama Tanpa Ridwan Kamil, Atalia Praratya Pilih Fokus Ibadah
Rekomendasi
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Artis Masuk Daftar Blockout...
Artis Masuk Daftar Blockout 2024 karena Bungkam soal Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved