AS Sebut Aneksasi Gaza Pintu Perdamaian Israel-Palestina, PBNU: Itu Persepsi Sepihak

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 00:28 WIB
Menanggapi pernyataan Pompeo, Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengatakan bahwa konflik Israel-Palestina adalah masalah yang rumit. Jika AS menjanjikan bahwa aneksasi Israel akan membawa kemakmuran yang akan mewujudkan kedamaian dengan jalan dialog, hal itu adalah persepsi sepihak AS. "Mereka juga harus melihat persepsi yang lain dari masyarakat Palestina," tuturnya.

(Baca: Bertemu Pompeo, Menlu RI Singgung Masalah Palestina)

Gus Yahya menjelaskan bahwa bicara soal konflik Palestina-Israel tidak sesederhana apa yang disampaikan Pompeo. "Kita harus bicara lebih dalam soal ini," katanya.

Selama ini dia enggan bicara soal politik, bahkan ketika datang ke Yerusalem. Namun, ada satu hal yang sangat fundamental adalah bagaimana Israel dan Palestina bisa hidup berdampingan secara damai.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!