Hambatan Ganda Penyandang Disabilitas saat Pilkada di Masa Pandemi

Kamis, 22 Oktober 2020 - 14:01 WIB
Pemilih dari kalangan penyandang disabilitas netra pun diprediksi mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi tulisan pada kertas suara meskipun sudah huruf braille. Sebab, mereka harus menggunakan sarung tangan sebagai alat untuk pencegahan penularan virus Sars Cov-II.

“Jari-jarinya menjadi tidak sensitif (saat menggunakan sarung tangan). Kemudian, untuk memasukkan kertas suara ke kota suara akan sulit. Disabilitas netra pegi haru didampingi. Tidak mungkin disabilitas netra jalan sendiri. Amannya membawa keluarga,” tuturnya.

(Baca: Survei Sebut Mayoritas Mahasiswa Tak Setuju Pilkada Serentak Digelar)

Ariani mengeluhkan kurangnya sosialisasi dan edukasi tentang tata cara pemilihan di televisi untuk penyandang disabilitas. Mereka, menurutnya, membutuhkan informasi tentang tata cara mencoblos yang detail.

“Prosedur untuk disabilitas harus disuarakan di televisi dan kampanyekan. Kami mengusulkan agar petugas TPS yang mendampingi menggunakan lengan panjang, sarung tangan, face shield karena dia (disabilitas) tidak bisa berjarak. (Komunikasi) untuk disabilitas harus dekat,” pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!