Mendagri Minta ASN dan Penyelenggara Pemilu Netral di Pilkada 2020
Selasa, 20 Oktober 2020 - 15:55 WIB
Selain ASN, Tito menilai pentingnya netralitas di pihak penyelenggara pemilu. Menurutnya KPU dan Bawaslu sebagai wasit sudah seharusnya bersikap netral untuk menyukseskan Pilkada 2020.
“Wasit sangat menentukan, kalau wasit netral, wasitnya baik maka akan dihormati dan disegani. Tetapi kalau seandainya berpikirnya kapan lagi lima tahun sekali, maka itu akan menjadi awal permasalahan di daerah itu awal ketidakpercayaan,” paparnya. (Baca juga: KASN Ungkap Hingga Akhir September 492 ASN Terbukti Langgar Netralitas)
Tito bahkan menambahkan tidak ingin ada pihak-pihak yang sengaja memasang orang di KPU daerah. “Sehingga ini tolong arak-arakan KPU daerah yang bertanggung jawab betul-betul tunjukkan netralitas. Hanya dengan netralitas rekan-rekan akan dihargai oleh paslon-paslon,” pungkasnya.
“Wasit sangat menentukan, kalau wasit netral, wasitnya baik maka akan dihormati dan disegani. Tetapi kalau seandainya berpikirnya kapan lagi lima tahun sekali, maka itu akan menjadi awal permasalahan di daerah itu awal ketidakpercayaan,” paparnya. (Baca juga: KASN Ungkap Hingga Akhir September 492 ASN Terbukti Langgar Netralitas)
Tito bahkan menambahkan tidak ingin ada pihak-pihak yang sengaja memasang orang di KPU daerah. “Sehingga ini tolong arak-arakan KPU daerah yang bertanggung jawab betul-betul tunjukkan netralitas. Hanya dengan netralitas rekan-rekan akan dihargai oleh paslon-paslon,” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :