Stafsus Mendagri: Penerapan Pilkada Asimetris Perlu Dipikirkan

Kamis, 15 Oktober 2020 - 12:05 WIB
“Bagaimana mengembalikan uang Rp25 miliar. Mendagri memberikan melempar ke publik yang IPM dan indeks demokrasinya baik itu langsung,” paparnya.

Dia memastikan pengukuran lewat IPM memiliki cukup lengkap karena meliput berbagai aspek, seperti ekonomi dan sosial. Perkembangan demokrasi Indonesia sendiri mengalami naik turun.

Ada tiga indikator yang digunakan untuk mengukur hal tersebut. Pertama, indeks kebebasan sipil pada 2019 sebesar 77,20. Itu turun 1,26 poin dan masuk kategori sedang. Dua indikator selanjutnya, yakni hak politik sebesar 70,71 dan lembaga demokrasi sebesar 78,73. Semua dalam kategori sedang.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!