Muhammadiyah Minta Kapolri Tindak Tegas Aparat yang Pukul Relawan MDMC
Kamis, 15 Oktober 2020 - 11:15 WIB
"Mereka yang sakit ditangani secara medis di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Mereka sudah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan," tuturnya.
Dikatakan Mu'ti, mereka yang ditangkap bertindak sebagai pribadi dan tidak ada hubungan dengan kebijakan PP Muhammadiyah. "Setelah dilakukan komunikasi yang baik dengan jajaran kepolisian, mereka sudah diperbolehkan pulang dan dijemput oleh keluarga masing-masing," tuturnya.
(Baca: Pemuda Muhammadiyah Berharap Penangkapan 8 Tokoh KAMI Tak Bermotif Membungkam)
PP Muhammadiyah mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah, agar tidak terprovokasi oleh berita yang tidak jelas sumbernya dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. "Semua pihak hendaknya menjaga ketenangan dan menciptakan situasi yang kondusif, rukun, guyub untuk kepentingan bangsa dan negara," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangan tertulisnya, mengatakan, relawan Muhammadiyah bergerak saat itu dalam koordinasi MDMC. Mereka digerakkan untuk mengantisipasi kebutuhan layanan kesehatan pihak-pihak yang butuhkan perawatan, baik dari sisi demonstran, aparat maupun warga yang terdampak kegiatan aksi demonstrasi tersebut.
Dikatakan Mu'ti, mereka yang ditangkap bertindak sebagai pribadi dan tidak ada hubungan dengan kebijakan PP Muhammadiyah. "Setelah dilakukan komunikasi yang baik dengan jajaran kepolisian, mereka sudah diperbolehkan pulang dan dijemput oleh keluarga masing-masing," tuturnya.
(Baca: Pemuda Muhammadiyah Berharap Penangkapan 8 Tokoh KAMI Tak Bermotif Membungkam)
PP Muhammadiyah mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah, agar tidak terprovokasi oleh berita yang tidak jelas sumbernya dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. "Semua pihak hendaknya menjaga ketenangan dan menciptakan situasi yang kondusif, rukun, guyub untuk kepentingan bangsa dan negara," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangan tertulisnya, mengatakan, relawan Muhammadiyah bergerak saat itu dalam koordinasi MDMC. Mereka digerakkan untuk mengantisipasi kebutuhan layanan kesehatan pihak-pihak yang butuhkan perawatan, baik dari sisi demonstran, aparat maupun warga yang terdampak kegiatan aksi demonstrasi tersebut.
(muh)
Lihat Juga :