Lima Tantangan Kepala Daerah dalam Menghadapi Pandemi COVID-19
Rabu, 14 Oktober 2020 - 16:11 WIB
Masalah ketiga adalah edukasi masyarakat. Kota Bogor bekerja sama dengan Nanyang Technological University untuk melakukan survei mengenai pemahaman masyarakat. Hasilnya, cukup mengejutkan ada 16% masyarakat yang percaya COVID-19 ini konspirasi dan 50% antara percaya dan tidak.
Tantangan keempat, keuangan daerah yang kembang kempis. Pendapatan daerah turun drastis karena kegiatan masyarakat nyaris tak bergerak.
Terakhir, Bima Arya menegaskan pelayanan publik harus tetap jalan meskipun pandemi COVID-19 masih berlangsung. Urusan administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan, dan pendidikan harus tetap jalan.
"Bagaimana kami memastikan ASN tetap sehat, ini enggak mudah. Saya buat kebijakan WFH 50%, yang komorbid di rumah. Awal-awal Balai Kota dan ring satu saya terpapar," katanya.
Tantangan keempat, keuangan daerah yang kembang kempis. Pendapatan daerah turun drastis karena kegiatan masyarakat nyaris tak bergerak.
Terakhir, Bima Arya menegaskan pelayanan publik harus tetap jalan meskipun pandemi COVID-19 masih berlangsung. Urusan administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan, dan pendidikan harus tetap jalan.
"Bagaimana kami memastikan ASN tetap sehat, ini enggak mudah. Saya buat kebijakan WFH 50%, yang komorbid di rumah. Awal-awal Balai Kota dan ring satu saya terpapar," katanya.
(abd)
Lihat Juga :