Lima Tantangan Kepala Daerah dalam Menghadapi Pandemi COVID-19

Rabu, 14 Oktober 2020 - 16:11 WIB
loading...
Lima Tantangan Kepala...
Wali Kota Bogor Bima Arya menceritakan usaha dan inovasinya meredam penyebaran virus Sars Cov-II, tetapi tidak menabrak prosedur hukum. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 menjadi ujian bagi pemimpin, baik di level nasional maupun daerah. Wali Kota Bogor Bima Arya menceritakan usaha dan inovasinya meredam penyebaran virus Sars Cov-II, tetapi tidak menabrak prosedur hukum.

"Saya sering sampaikan perang melawan Covid-19 ibarat bertarung lawan musuh yang tidak kelihatan. Akan tetapi musuhnya zenius. Kita kekurangan pemahaman siapa musuh. Sementara korban berjatuhan dan logistik terbatas," ujarnya dalam diskusi daring dengan tema 'Penyelengaraan Pilkada di Era Pandemi', Rabu (14/10/2020).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menerangkan semua kebijakan penanganan itu tidak boleh melangkahi prosedur tata kelola pemerintahan yang baik. Sebab, semua kepala daerah dipantai oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan inspektorat. (Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Mantan Dirjen Otda Usulkan Pilkada 2020 lewat DPRD )

"Ini ujian kepemimpinan terberat di era modern. Persoalan berat semua pemimpinan di semua level. Saya coba peras betapa tantangan ini berat dan tidak mudah. Ini harus dilakukan full time, enggak bisa part time," katanya.

Menurutnya, ada lima tantangan yang dihadapi kepala daerah hingga rukun tetangga (RT). Pertama, mitigasi dalam penanganan dan pencegahan penularan virus Sars Cov-II. Setiap hari, kepala daerah harus mengumpulkan data dan menganalisanya. Setelah itu, Bima mengatakan dirinya harus memobilisasi dinas kesehatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Camat, dan Lurah, agar bergerak.

Kedua, kepala daerah di masa pandemi ini menghadapi simpang siurnya informasi dan komunikasi yang harus lancar. Dia menjelaskan edukasi dan sosialisasi mengenai COVID-19 tidak bisa bisa hanya mengandalkan media mainstream. Kota bogor memanfaatkan semua kanal media sosial (medsos) dan tokoh agama. (Baca juga: S atgas Tegaskan Jumlah Kasus Aktif COVID-19 Dinamis Setiap Hari )

Masalah ketiga adalah edukasi masyarakat. Kota Bogor bekerja sama dengan Nanyang Technological University untuk melakukan survei mengenai pemahaman masyarakat. Hasilnya, cukup mengejutkan ada 16% masyarakat yang percaya COVID-19 ini konspirasi dan 50% antara percaya dan tidak.

Tantangan keempat, keuangan daerah yang kembang kempis. Pendapatan daerah turun drastis karena kegiatan masyarakat nyaris tak bergerak.

Terakhir, Bima Arya menegaskan pelayanan publik harus tetap jalan meskipun pandemi COVID-19 masih berlangsung. Urusan administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan, dan pendidikan harus tetap jalan.

"Bagaimana kami memastikan ASN tetap sehat, ini enggak mudah. Saya buat kebijakan WFH 50%, yang komorbid di rumah. Awal-awal Balai Kota dan ring satu saya terpapar," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
11 Kepala Daerah Terjaring...
11 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Wamendagri: Ini Alarm Keras Ya!
Kemendagri Canangkan...
Kemendagri Canangkan Satpol PP sebagai Pelopor Gerakan Indonesia Asri
Kemendagri Dorong Pemda...
Kemendagri Dorong Pemda Lebih Inovatif Tangani Inflasi, Kemiskinan, dan Pengangguran
Gus Muhaimin Minta Kepala...
Gus Muhaimin Minta Kepala Daerah PKB Harus Layak Difotokopi
Mendagri: Skema WFH...
Mendagri: Skema WFH Sudah Diputuskan, Bakal Diumumkan Menko Perekonomian
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
BSKDN Apresiasi Keberlanjutan...
BSKDN Apresiasi Keberlanjutan Inovasi Kota Mojokerto
Pemkot Tangsel Raih...
Pemkot Tangsel Raih Predikat Kota Berkinerja Tinggi dari Kemendagri
Rekomendasi
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Cari Tontonan Plot Twist?...
Cari Tontonan Plot Twist? Ini 5 Microdrama V+Short yang Wajib Masuk Watchlist
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Berita Terkini
Komisi VI DPR: Kenaikan...
Komisi VI DPR: Kenaikan Harga BBM Dilakukan Tiba-tiba, Kami Belum dapat Informasi
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved