Didakwa Palsukan Surat, Djoko Tjandra Bakal Ajukan Eksepsi

Selasa, 13 Oktober 2020 - 14:42 WIB
Setelah resmi menjadi kuasa hokum, pada April 2020 Anita mendaftarkan PK Djoko Tjandra ke PN Jakarta Selatan. Pengajuan PK ini ditolak karena Djoko Tjandra wajib hadir merujuk Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 1 tahun 2012.

Djoko Tjandra lalu meminta Anita Kolopaking menghubungi Tommy Sumardi untuk mengatur kedatangannya ke Jakarta. Tommy lalu mengenalkan Anita Kolopaking dengan Brigjen Prasetijo Utomo yang menjabat sebagai Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri.

Setelah Anita menyampaikan maksud dan tujuan Djoko Tjandra ke Jakarta, Brigjen Prasetijo mengurus keperluan Djoko Tjandra dengan membuat surat jalan, surat keterangan kesehatan, dan surat hasil tes pemeriksaan Covid-19.

Surat-surat itu digunakan untuk Djoko Tjandra masuk ke Indonesia melalui melalui Bandara Supadio di Pontianak dan langsung menuju Bandara Halim Perdanakusuma menggunakan pesawat sewaan.

(Baca: Djoko Tjandra Didakwa Memalsukan Surat, Terancam 5 Tahun Penjara)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!