Gus Yaqut: Didi Kempot Hilangkan Sekat dan Persatukan Bangsa
Selasa, 05 Mei 2020 - 23:05 WIB
Di mata Gus Yaqut, Didi Kempot merupakan sosok yang dinilainya keren. “Cuma dia yang mampu membawa campursari dari warna musik kelas rakyat menjadi disukai juga oleh kelas atas. Mobilitas vertikal yang dia kapitalisasi menjadi aksi kemanusiaan di ujung usianya,” tutur Gus Yaqut.(Baca juga: Didi Kempot Meninggal, PKB: Masyarakat Kehilangan Obat Kegalauan Sosial )
Menurut dia, semua lapisan masyarakat larut "tersihir" dengan lagu-lagu Didi Kempot. "Bayangkan, anak milenial yang enggak paham bahasa Jawa sampai menangis lihat konsernya. Ini kan luar biasa. Didi Kempot mampu menghilangkan semua sekat, dari suku, budaya sampai politik. Ia mempersatukan bangsa. Masyarakat sangat kehilangan beliau,” timpal Gus Yaqut.
Bagi Gus Yaqut, pria kelahiran Solo Jawa Tengah 31 Desember 1966 itu juga tidak sekadar musisi atau penyanyi. “Didi Kempot juga sangat peduli dengan masyarakat yang membutuhkan,” ucap Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini.
Di ujung usianya, musikus yang memiliki banyak julukan, mulai dari Bapak Patah Hati Indonesia, Lord Didi hingga The Godfather of Brokenheart ini masih sempat menggalang dana kemanusiaan melalui konser online.
Konser Amal dari Rumah bersama Didi Kempot berhasil mengumpulkan donasi hingga Rp7,6 miliar. Dana ini diperuntukkan untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. “Insya Allah husnul khotimah,” doa Gus Yaqut menyertai kepergian sang legenda.
Menurut dia, semua lapisan masyarakat larut "tersihir" dengan lagu-lagu Didi Kempot. "Bayangkan, anak milenial yang enggak paham bahasa Jawa sampai menangis lihat konsernya. Ini kan luar biasa. Didi Kempot mampu menghilangkan semua sekat, dari suku, budaya sampai politik. Ia mempersatukan bangsa. Masyarakat sangat kehilangan beliau,” timpal Gus Yaqut.
Bagi Gus Yaqut, pria kelahiran Solo Jawa Tengah 31 Desember 1966 itu juga tidak sekadar musisi atau penyanyi. “Didi Kempot juga sangat peduli dengan masyarakat yang membutuhkan,” ucap Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini.
Di ujung usianya, musikus yang memiliki banyak julukan, mulai dari Bapak Patah Hati Indonesia, Lord Didi hingga The Godfather of Brokenheart ini masih sempat menggalang dana kemanusiaan melalui konser online.
Konser Amal dari Rumah bersama Didi Kempot berhasil mengumpulkan donasi hingga Rp7,6 miliar. Dana ini diperuntukkan untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. “Insya Allah husnul khotimah,” doa Gus Yaqut menyertai kepergian sang legenda.
(dam)
Lihat Juga :