BPIP Puji Didi Kempot Maestro Penyampai Jiwa Pancasila
Rabu, 06 Mei 2020 - 06:35 WIB
loading...
Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP, Antonius Benny Susetyo mengutarakan bela sungkawa yang teramat dalam untuk almarhum Didi Kempot. Foto/SINDOphoto
A
A
A
JAKARTA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) turut berduka cita atas meninggalnya musisi Dionisyus Prasetyo alias Didi Kempot pada Selasa (5/5/2020). Didi menghembuskan nafas terakhir dalam usia 53 tahun di RS Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah.
Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP, Antonius Benny Susetyo mengutarakan bela sungkawa yang teramat dalam untuk almarhum Didi Kempot. Menurut dia, banyak karya semasa hidup Didi yang bisa jadi pembelajaran dan menggambarkan jiwa Pancasila.
“BPIP berduka cita atas meninggal maestro Didi Kempot lewat lagunya yang mudah diterima rakyat kecil karena lirik lagu menggambarkan jiwa Pancasila yang diaktualisasikan dalam tindakan nyata,” jelas pria yang akrab disapa Romo Benny itu kepada SINDOnews, Selasa (5/5/2020).
Ia memuji karya-karya almarhum Didi Kempot yang dinilai mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Selain itu, lagunya juga enak didengar dan mudah diterima oleh semua lapisan masyarakat.
“Karena lagu-lagunya menggambarkan nilai Pancasila. Dalam liriknya, ada nilai persaudaraan, gotong royong, nilai kemanusiaan, dan kebersamaan,” tutur Benny.
Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP, Antonius Benny Susetyo mengutarakan bela sungkawa yang teramat dalam untuk almarhum Didi Kempot. Menurut dia, banyak karya semasa hidup Didi yang bisa jadi pembelajaran dan menggambarkan jiwa Pancasila.
“BPIP berduka cita atas meninggal maestro Didi Kempot lewat lagunya yang mudah diterima rakyat kecil karena lirik lagu menggambarkan jiwa Pancasila yang diaktualisasikan dalam tindakan nyata,” jelas pria yang akrab disapa Romo Benny itu kepada SINDOnews, Selasa (5/5/2020).
Ia memuji karya-karya almarhum Didi Kempot yang dinilai mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Selain itu, lagunya juga enak didengar dan mudah diterima oleh semua lapisan masyarakat.
“Karena lagu-lagunya menggambarkan nilai Pancasila. Dalam liriknya, ada nilai persaudaraan, gotong royong, nilai kemanusiaan, dan kebersamaan,” tutur Benny.
Lihat Juga :