Istana Wapres Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Penghinaan Ma'ruf Amin

Selasa, 29 September 2020 - 18:31 WIB
"Kita apresiasi GP Ansor yang sudah melakukan langkah hukum dan kita berharap bahwa GP Ansor jangan bertindak sendiri sudah bagus lakukan langkah hukum. Kiai Ma'ruf mantan Rais Aam PBNU dan tokoh yang dihormati di kalangan NU, bahkan sekarang masih menjadi penasihat PBNU, mustasyar, di samping ketum MUI nonaktif, sehingga banyak orang menghormati apalagi di kalangan NU," ucap Masduki, Selasa (29/9/2020).

Masduki berujar, postingan tersebut membuat warga NU sangat tersinggung sehingga wajar saja pelaporan terhadap terduga pelaku dilakukan oleh GP Ansor. Dia berharap kepolisian menindak tegas karena postingan tersebut tidak mencerminkan akhlak yang baik. "Sehingga pasti banyak orang-orang NU tersinggung dengan langkah-langkah entah yang dilakukan oleh pihak yang melakukan semacam secara etika tidak berahlak. Jadi langkah itu baik dan kita harap pihak berwajib menindaklanjuti siapa yang melakukan itu," tegas Masduki.

Menurut dia, Indonesia merupakan Negara hukum yang. ”Bebas tapi ada batas-batasnya, batas moral, batas hukum, negara demokrasi itu kan tidak sebebas-bebasnya, tapi berdiri di atas norma hukum, polisi saya kira harus melakukan tindakan tegas terhadap itu," kata dia.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!