BPS Rilis Survei Perubahan Perilaku di Masa Pandemi, Ini Kata Doni Monardo
Senin, 28 September 2020 - 16:32 WIB
Selain itu, Doni mengatakan bahwa menangani pandemi COVID-19 tidak bisa mengandalkan tenaga medis saja. “Kita harus menyadari bahwa menangani pandemi tidak bisa serta-merta hanya mengandalkan aspek kesehatan atau aspek medis. Dan apa yang kita kerjakan saat ini bukanlah semata-mata operasi medis atau operasi kesehatan. Tetapi lebih cenderung kepada operasi kemanusiaan.”
“Apa maksudnya maksudnya? Adalah menempatkan masyarakat sebagai garda terdepan sebagai ujung tombak dalam pencegahan. Karena kalau tidak ada upaya maksimal dalam proses pencegahan maka rumah sakit akan banyak terisi oleh pasien COVID-19,” sambung Doni.
Doni pun menegaskan bahwa tenaga kesehatan adalah benteng terakhir dalam penanganan COVID-19. “Dan kita harus menjadikan dokter, tenaga kesehatan benteng terakhir bangsa kita. Apa yang kita lakukan sekarang, apa yang diminta oleh pemerintah oleh WHO dan juga pakar-pakar epidemiologis, pakar kesehatan masyarakat kita harus patuh kepada pada protokol kesehatan.” (Baca juga: Bertambah 1.808, Suspek COVID-19 Saat Ini Sebanyak 131.361 Orang)
“Yang diminta itu tidak sebanding dengan pengorbanan para dokter para pejuang kemanusiaan termasuk juga para perawat yang menghabiskan waktunya bersama pasien COVID-19. Yang sudah pasti mereka memiliki risiko yang sangat besar,” imbuh Doni.
“Apa maksudnya maksudnya? Adalah menempatkan masyarakat sebagai garda terdepan sebagai ujung tombak dalam pencegahan. Karena kalau tidak ada upaya maksimal dalam proses pencegahan maka rumah sakit akan banyak terisi oleh pasien COVID-19,” sambung Doni.
Doni pun menegaskan bahwa tenaga kesehatan adalah benteng terakhir dalam penanganan COVID-19. “Dan kita harus menjadikan dokter, tenaga kesehatan benteng terakhir bangsa kita. Apa yang kita lakukan sekarang, apa yang diminta oleh pemerintah oleh WHO dan juga pakar-pakar epidemiologis, pakar kesehatan masyarakat kita harus patuh kepada pada protokol kesehatan.” (Baca juga: Bertambah 1.808, Suspek COVID-19 Saat Ini Sebanyak 131.361 Orang)
“Yang diminta itu tidak sebanding dengan pengorbanan para dokter para pejuang kemanusiaan termasuk juga para perawat yang menghabiskan waktunya bersama pasien COVID-19. Yang sudah pasti mereka memiliki risiko yang sangat besar,” imbuh Doni.
(kri)
Lihat Juga :