Pemuda Menaja 2026: Bertahan atau Naik Kelas?

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:18 WIB
loading...
Pemuda Menaja 2026:...
Agus Taufiq, Politisi Muda & Inisiator @KebijakanKita. Foto/istimewa
A A A
Agus Taufiq
Politisi Muda & Inisiator @KebijakanKita

PERKENALKAN, pemuda ini bernama Gibran. Namun ia bukan putra mantan presiden ketujuh Republik Indonesia yang kini menjabat Wakil Presiden. Gibran yang satu ini hanyalah anak muda biasa yang, dalam kamus generasi hari ini, tergolong sebagai sandwich generation. Ia telah lulus kuliah lima tahun lalu, ngekos di Jakarta, dan bekerja dengan penghasilan yang terbilang mepet Upah Minimum Regional (UMR).

Demi menambah pemasukan, Gibran menyambi membuka toko daring kecil-kecilan. Namun pendapatannya tetap habis untuk kos, biaya hidup harian, dan membantu adik-adiknya yang masih bersekolah di daerah asal.

Ia merepresentasikan apa yang kerap disebut sebagai generasi perintis: bekerja keras, mandiri, tetapi belum melihat kepastian kapan bisa benar-benar naik kelas. Sosok seperti Gibran hadir dan berlipat ganda di berbagai kota yang kerap disebut sebagai ruang pengejaran mimpi.

Boro-boro menabung, yang terjadi justru “mantab”, alias makan tabungan. Mereka bukan pemalas dan bukan pula kurang ambisi. Mereka hanya hidup di zaman ketika kerja keras tidak lagi segaris lurus dengan kesuksesan.

Ekonomi Atas Kertas

Secara makro, perekonomian Indonesia pada 2025 memang tidak tampak buruk. Ekonomi tumbuh sekitar 5 persen, dengan BPS mencatat pertumbuhan triwulan III-2025 sebesar 5,04 persen (year-on-year). Namun stabilitas makro tersebut tidak selalu tercermin dalam kondisi rumah tangga, terutama bagi kelompok usia muda di perkotaan.

Di akhir tahun, inflasi 2025 mencapai 2,92 persen (Desember, yoy) menurut data Reuters, masih dalam rentang target bank sentral. Masalahnya, kebutuhan pokok dan biaya hidup bergerak naik, sementara pertumbuhan upah berjalan lamban. Sejumlah ekonom menyoroti stagnasi upah riil di tengah biaya hidup yang terus merangkak ke atas.

Pada saat yang sama, beban anak muda kian berlipat. Putaran ekonomi menuntut produktivitas tinggi, sementara tekanan sosial menuntut penampilan “berhasil”. Lini masa media sosial dipenuhi cerita liburan, karier melesat, dan pencapaian yang dipoles. Di dunia nyata, banyak yang sedang bertahan sambil menahan perih rasa gagal.

Tak mengherankan jika kesehatan mental menjadi isu yang semakin nyata. Kanal resmi Kementerian Kesehatan merujuk hasil survei I-NAMHS yang menunjukkan sekitar 34,9 persen anak muda mengalami masalah kesehatan mental. Ini menjadi alarm bagi satu generasi yang tumbuh di bawah tekanan ekonomi sekaligus ekspektasi sosial.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Refleksi 109 Tahun,...
Refleksi 109 Tahun, Generasi Muda Diminta Telaah Gagasan Prof. Soemitro Djojohadikusumo
5 Pendekatan yang Perlu...
5 Pendekatan yang Perlu Dilakukan Pemerintah untuk Perbaiki Ekonomi
Desain Cetak Biru RAPBN...
Desain Cetak Biru RAPBN 2027, Prabowo Patok Kurs Rupiah Rp16.800–Rp17.500 per Dolar AS
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Rekomendasi
Tantri Kotak Diduga...
Tantri Kotak Diduga Jadi Korban Penipuan Rp10 Miliar, Arda Naff Angkat Bicara
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Dorong Ekosistem Lagu...
Dorong Ekosistem Lagu Anak Berkualitas, KILA 2026 Resmi Dibuka
Berita Terkini
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Eksekusi Vonis 4,5 Penjara,...
Eksekusi Vonis 4,5 Penjara, KPK Jebloskan Noel ke Lapas Sukamiskin
Mau Ikut Pilih Logo...
Mau Ikut Pilih Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI? Begini Caranya
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal 2 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Menkes Usul Penderita...
Menkes Usul Penderita TBC Dapat MBG, DPR: Wacana Tidak Masuk Akal
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved