Empat ABK Asal Tegal Dieksploitasi di Kapal Italia

Rabu, 23 September 2020 - 19:09 WIB
Benny mengungkapkan mereka dapat diselamatkan karena ada informasi dan informasi dan advokasi non government organization (NGO), Indonesia Public Police Research and Advocacy (IPPRA). IPPRA ini berkedudukan di Belgia.

Nama keempat PMI tersebut adalah Ahmad Khojali, Ade Aprianto, Tasripin, dan Siswanto. Mereka semua berasal dari Tegal, Jawa Tengah. Kasus ini, menurut Benny, terungkap setelah Khojali menghubungi perwakilan IPPRA di Belgia pada 26 Agustus 2020.(Baca juga: Saat Anies Baswedan Mengaku Tak Bisa Main Golf )

Khojali menceritakan kondisi kerja di kapal MV Ammirgalia RC 1930. Berdasarkan keterangan para PMI itu, mereka baru menyadari belakangan jika diberangkat secara ilegal.

“Karena sejak diberangkatkan dan sampai di Italia belum pernah dibawa majikannya untuk melapor ke otoritas setempat. Setiap akan melapor, mereka selalu diajak bersembunyi,” tutur Benny.(Baca juga: Bentuk Lembaga Baru, Arief Poyuono Langsung Kritik Anies Baswedan )

Dia menjelaskan keempat PMI mengalami eksploitasi dan tindakan kekerasan selama di kapal, seperti Waktu kerja lebih dari 18 jam dalam sehari dan makanan tidak layak, dan sering dicaci maki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!